Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membentuk tim pemburu anak tidak sekolah (ATS) hingga tingkat desa dan kelurahan. Langkah ini dilakukan untuk menelusuri penyebab anak putus sekolah sekaligus memastikan mereka kembali mendapatkan akses pendidikan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, penanganan anak tidak sekolah membutuhkan keterlibatan pemerintah hingga tingkat paling bawah. Camat, kepala desa, dan lurah akan dilibatkan untuk mengidentifikasi kondisi anak dan keluarganya.
"Pekan depan kami akan mengundang semua camat di Jawa Barat. Selanjutnya, camat bersama lintas sektor akan mengedukasi kepala desa dan lurah se-Jabar. Kami bahkan akan membentuk tim pemburu anak tidak sekolah di desa," kata Herman, Rabu (14/10/2026).
