Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kadin Jabar Perkuat Konsolidasi Organisasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Kadin Jabar Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Ekonomi Daerah dengan Gubernur Dedi. IDN Times/Istimewa
  • Kadin Jawa Barat menggelar Rapimprov 2026 dan HUT ke-58 sebagai momentum konsolidasi organisasi serta penguatan kolaborasi dengan Pemprov Jabar untuk mendorong ekonomi daerah.
  • Kadin Jabar menargetkan penyelesaian Muskab/Musko di seluruh daerah agar kepengurusan kabupaten dan kota dapat dilantik serentak, demi memperkuat koordinasi dan efektivitas struktur organisasi.
  • Pemprov Jabar, Kementerian Perindustrian, Kadin, dan pelaku usaha berkomitmen mengembangkan industri inklusif melalui investasi, tenaga kerja, infrastruktur, rantai pasok lokal, industri hijau, hilirisasi, dan ekspor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kadin Jawa Barat bertemu di Bandung untuk ulang tahun ke-58 dan membahas kerja sama. Gubernur Dedi Mulyadi ikut datang. Kadin ingin bekerja bersama pemerintah supaya ekonomi Jawa Barat tumbuh. Sekarang Kadin juga sedang mengatur pengurus di kabupaten dan kota agar bisa dilantik bersama tahun ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Konsolidasi Kadin hingga tingkat kabupaten dan kota, disertai kolaborasi yang terbuka dengan pemerintah, menunjukkan upaya membangun koordinasi ekonomi yang lebih terarah di Jawa Barat. Forum Rapimprov juga mempertemukan aspirasi pelaku usaha dengan agenda pembangunan, sementara komitmen bersama mencakup investasi, kualitas SDM, rantai pasok lokal, dan industri berkelanjutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan hari ulang tahun ke-58 Kadin di Gedung Pakuan, Kota Bandung. Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut hadir dalam penutupan Rapimprov bersama sejumlah unsur Forkopimda, jajaran pengurus Kadin Jabar, serta ketua Kadin kabupaten/kota se-Jawa Barat. Ketua Umum Kadin Jabar Almer Faiq Rusydi mengatakan konsolidasi organisasi dan kolaborasi dengan pemerintah menjadi bagian penting dalam mendorong perekonomian daerah.

"Kami mengapresiasi Bapak Gubernur Jawa Barat yang selalu berkenan membersamai Kadin Jawa Barat dan senantiasa berkolaborasi bersama dalam tujuan membangun perekonomian di Jawa Barat," ujar Almer melalui siaran pers diterima IDN Times, Jumat (25/9/2026).

1. Tuntaskan Musyawarah Kabupaten dan Kota

Kadin Indonesia. (dok. Kadin Indonesia)

Selain memperkuat hubungan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kadin Jabar tengah melakukan konsolidasi internal hingga tingkat kabupaten dan kota. Almer mengatakan, pihaknya akan segera menuntaskan seluruh rangkaian Musyawarah Kabupaten/Kota (Muskab/Musko). Setelah seluruh proses selesai, kepengurusan setiap daerah di kabupaten dan kota ditargetkan dapat dilantik secara serentak.

"Kami akan segera menuntaskan Musyawarah Kabupaten dan Kota di Jawa Barat agar tahun ini dapat dilantik secara serentak di hadapan Gubernur Jawa Barat, Ketua Umum Kadin Indonesia, serta mengundang seluruh kepala daerah se-Jawa Barat," katanya.

Konsolidasi tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi organisasi di daerah sekaligus memastikan struktur KADIN di tingkat kabupaten dan kota dapat berjalan secara efektif.

2. Dedi Mulyadi apresiasi kolaborasi Kadin dan Pemprov Jabar

Wajah baru Gedung Sate di era kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengapresiasi kolaborasi yang telah dibangun Kadin Jawa Barat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dedi menilai Kadin Jabar di bawah kepemimpinan Almer Faiq Rusydi yang selama ini turut terlibat dalam berbagai agenda pembangunan ekonomi di Jawa Barat.

Menurutnya, hubungan antara pemerintah dan dunia usaha merupakan bagian penting dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah. Kolaborasi tersebut juga dibutuhkan untuk menghadapi berbagai dinamika dan tantangan perekonomian.

Kehadiran pemerintah dan dunia usaha dalam Rapimprov 2026 menjadi ruang untuk mempertemukan aspirasi pelaku usaha dengan agenda pembangunan ekonomi Jawa Barat. Melalui forum tersebut, Kadin Jabar juga mendorong koordinasi yang lebih erat antara pengurus hingga ke tingkat daerah.

3. Ikut bekerja untuk target perekonomian

Ilustrasi perekonomian Indonesia (IDN Times/Arief Rahmat)

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Kementerian Perindustrian dan pelaku usaha tengah menegaskan komitmen bersama dalam mendorong industri yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Kedua pihak telah penandatanganan komitmen bersama yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dirjen Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional Kementerian Perindustrian RI, Ketua Umum Kadin Jawa Barat, dan berbagai organisasi lainnya.

Adapun komitmen bersama yang ditandatangani meliputi peningkatan iklim investasi yang kondusif, penguatan penyerapan tenaga kerja dan kualitas SDM, pengembangan infrastruktur kawasan industri, penguatan rantai pasok lokal, pengembangan industri hijau dan berkelanjutan, hilirisasi dan peningkatan ekspor, serta penguatan stabilitas sosial di kawasan industri.

Almer mengungkapkan pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi yang terus melakukan akselerasi, utamanya dalam mewujudkan Jawa Barat sebagai kawasan yang diminati para investor mancanegara.

“Dengan adanya pihak swasta yang mendirikan industri di Jawa Barat, hal ini memberi pengaruh besar dalam membuka lapangan kerja dan semakin mereduksi angka pengangguran di Jawa Barat,” kata Almer.

Curated For You

Editorial Team

Related Article