Bandung, IDN Times - Kemacetan lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta yang sempat terjadi pada Selasa (22/9/2026), sudah tidak terjadi hari ini. Jalanan di perempatan depan kantor Samsat Jawa Barat tersebut telah lancar.
Pantauan IDN Times, lubang di Jalan Ibrahim Adjie yang sempat menimbulkan kemacetan berjam-jam di kawasan tersebut sudah diaspal. Meski belum maksimal, tapi jalanan tidak lagi tersendat sehingga kendaraan bisa lebih lancar ketika melintas.
Wardhani, salah satu pengendara motor menuturkan, dia sempat terjebak kemacetan satu jam untuk menembus perempatan Soekarno-Hatta menuju arah Buah Batu. Alhasil kemarin dia telat masuk kerja karena baru sampai pukul 09.00 WIB.
Tak ingin kejadian itu terulang hari ini dia berangkat lebih pagi. Namun, alih-alih ada kemacetan jalanan justru lancar sehingga dia bisa sampai kantor lebih cepat.
"Kirain macet lagi kaya kemarin sekarang udah engga ternyata, jadi sampai kantor juga malah kepagian," kata dia, Rabu (23/9/2026).
Sebelumnya, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut kepadatan lalu lintas yang dikeluhkan ribuan pengguna jalan itu bukan disebabkan oleh proyek Bus Rapid Transit (BRT) maupun rekayasa lalu lintas, melainkan karena keterlambatan pengerjaan proyek gorong-gorong akibat alat berat milik kontraktor mengalami kerusakan.
Menurut Farhan, pekerjaan yang seharusnya rampung pada Selasa dini hari tidak selesai sesuai target karena alat berat yang digunakan di lapangan mogok. Akibatnya, area pekerjaan masih belum bisa dibuka sepenuhnya dan memicu antrean kendaraan panjang di salah satu koridor lalu lintas tersibuk di Kota Bandung.
"Kesalahan dari pihak kontraktor karena alat beratnya mogok. Alat berat yang mogok yang harusnya selesai tadi pagi jam 4 pagi, itu enggak selesai. Jadi menimbulkan kemacetan yang luar biasa," kata Farhan.
Pernyataan tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat mengenai penyebab kemacetan yang terjadi sejak awal pekan. Sebelumnya, sebagian warga mengaitkan kepadatan lalu lintas dengan proyek transportasi lain yang tengah berjalan di Kota Bandung.
