Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Investasi Baru Dorong Pengembangan Infrastruktur Aset Digital
ilustrasi aset digital (Pexels.com/Karolina Grabowska)
  • OKX menyelesaikan investasi strategis dari Circle, QRT, Ripple, dan SC Ventures dengan valuasi pra-pendanaan US$25 miliar; nilai dana yang dihimpun tidak diungkapkan.
  • Pendanaan ini mendukung transformasi OKX dari bursa kripto menjadi platform teknologi keuangan global, mencakup penyimpanan aset, pembayaran, investasi, pengelolaan kekayaan, serta tokenisasi aset dunia nyata.
  • Investor memperkuat infrastruktur OKX melalui stablecoin, likuiditas, kapasitas risiko, kustodian, dan jaminan institusional, termasuk dukungan USDC, RLUSD, serta kerangka jaminan BUIDL bersama BlackRock.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Perkembangan industri aset digital mendorong kebutuhan terhadap infrastruktur keuangan yang terintegrasi, mulai dari penerbitan stablecoin, penyediaan likuiditas, pengelolaan jaminan, hingga layanan kustodian. Komponen tersebut dinilai penting untuk mendukung transaksi yang memenuhi standar institusional.

OKX, perusahaan teknologi keuangan dan platform aset kripto global, mengumumkan telah menyelesaikan investasi strategis dari Circle, Qube Research & Technologies (QRT), Ripple, dan SC Ventures by Standard Chartered. Investasi ini menetapkan valuasi pra-pendanaan perusahaan sebesar US$25 miliar, sedangkan nilai dana yang dihimpun tidak diungkapkan.

Putaran investasi tersebut melanjutkan dukungan strategis dari Intercontinental Exchange (ICE), induk perusahaan New York Stock Exchange, yang diumumkan pada Maret 2026. Keterlibatan investor dari berbagai sektor keuangan ini memperkuat hubungan OKX dengan penyedia infrastruktur yang mendukung ekosistem aset digital.

Melalui investasi tersebut, OKX ingin memperluas perannya dari bursa aset kripto menjadi platform teknologi keuangan global. Perusahaan juga menargetkan pengembangan pasar onchain dan tokenisasi aset dunia nyata atau real-world assets (RWA).

1. OKX perluas visi sebagai platform teknologi keuangan

ilustrasi investasi kripto (pexels.com/ Alesia Kozik)

Founder dan CEO OKX, Star Xu, mengatakan perusahaan ingin mengembangkan platform yang menggabungkan teknologi kripto dengan standar yang diharapkan pengguna dari institusi keuangan global. Layanan yang ingin dikembangkan mencakup penyimpanan aset, pembayaran, investasi, hingga pengelolaan kekayaan.

“Visi kami sangat sederhana: simpan, bayar, investasikan, dan kembangkan. Kami ingin membangun platform teknologi keuangan untuk generasi berikutnya. Platform ini menggabungkan teknologi kripto dengan standar yang diharapkan orang dari institusi keuangan global,” ujar Star Xu, dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Minggu (11/10/2026).

Ia menambahkan bahwa investasi tersebut akan mendukung pertumbuhan perusahaan sekaligus pengembangan tokenisasi aset dunia nyata. “Itulah fondasi putaran ini. Pendanaan ini memberi kami modal untuk terus bertumbuh dan melakukan tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets). Circle, QRT, Ripple, dan Standard Chartered berinvestasi bersama kami. Bursa adalah titik awal kami, dan kini kami berkembang menjadi platform teknologi keuangan global yang lebih luas.”

2. Empat investor dukung komponen infrastruktur berbeda

Investasi Baru Dorong Pengembangan Infrastruktur Aset Digital (Dok. OKX)

Setiap investor membawa keahlian yang berbeda dalam ekosistem OKX. Circle merupakan penerbit stablecoin USDC yang telah terintegrasi di platform OKX. Co-founder, Chairman, dan CEO Circle, Jeremy Allaire, menilai integrasi tersebut mempertemukan infrastruktur dolar yang teregulasi dengan aktivitas perdagangan onchain.

“Integrasi USDC di platform OKX menunjukkan apa yang terjadi ketika infrastruktur dolar yang teregulasi bertemu dengan salah satu lingkungan perdagangan onchain paling aktif di dunia,” kata Jeremy.

“Investasi Circle di OKX memperdalam hubungan tersebut. Ini juga menjadi sinyal arah infrastruktur pasar generasi berikutnya menurut kami.”

QRT, sebagai manajer investasi multistrategi global, mendukung penyediaan likuiditas dan kapasitas risiko serta bekerja sama dengan OKX dalam pengembangan produk dan pasar. Quantitative Trading Director QRT, Thomas Eaton, mengatakan jika investasi QRT mencerminkan keyakinan kami terhadap OKX serta pertumbuhan jangka panjang aset digital dan pasar yang beroperasi 24/7.

Sementara itu, SVP of Stablecoins Ripple, Jack McDonald, menyebut bahwa Stablecoin menjadi bagian inti dari infrastruktur keuangan global.

"Platform berskala besar seperti OKX akan berperan penting dalam mendorong perubahan ini. Investasi kami mencerminkan keyakinan terhadap apa yang mereka bangun. Investasi ini juga membuka peluang untuk memperdalam kerja sama kami di bidang stablecoin, pembayaran, dan pasar institusional," tutur Jack McDonald.

3. Kustodian dan stablecoin jadi bagian penguatan pasar

ilustrasi memantau investasi (pexels.com/Anna Nekrashevich)

Dukungan investor juga mencakup layanan kustodian dan pengelolaan jaminan. SC Ventures by Standard Chartered bertindak sebagai kustodian BUIDL, dana treasury yang ditokenisasi dan menjadi bagian dari kerangka jaminan yang diluncurkan OKX bersama BlackRock.

Adapun CEO SC Ventures by Standard Chartered, Alex Manson, menekankan pentingnya infrastruktur tepercaya untuk mendorong partisipasi institusi. “Keterlibatan institusional yang berarti di aset digital membutuhkan infrastruktur yang tepercaya sejak awal, termasuk kustodian berstandar institusional. Kemitraan kami dengan OKX mencerminkan pentingnya infrastruktur tersebut dalam mendukung ekonomi onchain,” ujarnya.

Selain USDC dari Circle, stablecoin RLUSD milik Ripple juga tersedia di unified order book OKX. Integrasi tersebut melengkapi dukungan terhadap berbagai kebutuhan pasar, mulai dari pembayaran hingga likuiditas perdagangan. Melalui investasi dan kemitraan ini, OKX berupaya membangun infrastruktur keuangan yang menghubungkan berbagai komponen ekosistem aset digital untuk mendukung perkembangan pasar onchain.

Curated For You

Editorial Team

Related Article

v10 Oct 2026, 09:53 WIB