Bandung, IDN Times - Oknum dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung diduga telah melakukan pelecehan seksual secara verbal terhadap seorang mahasiswi Jurusan Studi Agama-Agama, Fakultas Ushuluddin.
Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ushuluddin bersama Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Studi Agama-Agama turut menggelar aksi protes dan meminta hal ini diusut secara tuntas oleh pihak kampus.
Berdasarkan keterangan tertulis yang disampaikan Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (Dema-F) Ushuluddin, dugaan kekerasan seksual verbal itu terjadi di ruang kuliah, dimana sang dosen melontarkan kalimat yang tidak pantas.
"Di ruang kelas, dosen menganalogikan mahasiswi sebagai objek. Dosen tersebut bertanya, ‘Ketika kamu telanjang, saya bayar sekian, mau atau nggak?’ Mahasiswi tersebut jelas menolak," ujar Andry Syahroni, Ketua HMJ Studi Agama-Agama, Selasa (13/10/2026).
"Ada juga mahasiswi yang ditanya, ‘Gimana kalau betis kamu saya foto dan saya bayar Rp50 ribu?’ Setelah ditolak, tawaran tersebut dinaikkan menjadi Rp500 ribu, Rp1 juta, hingga Rp2 juta," ujarnya.
