Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Bey Cek Makan Bergizi Gratis di Sukabumi, Ada Perubahan Menu

Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin saat memantau makan bergizi gratis di Sukabumi (IDN Times/Fatimah)
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin saat memantau makan bergizi gratis di Sukabumi (IDN Times/Fatimah)

Sukabumi, IDN Times - Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin meninjau secara langsung lokasi penyaluran makan bergizi gratis di SMAN 5 Kota Sukabumi, Rabu (8/1/2025). Jumlah siswa dan menu makan bergizi gratis yang disalurkan kini bertambah.

Mulanya, menu makan bergizi gratis di Kota Sukabumi baru disalurkan ke 1.686 siswa tingkat SD dan SMP pada Senin (6/1/2025) lalu. Per hari ini, jumlah siswa di Kota Sukabumi yang mendapatkan makan bergizi gratis yaitu sebanyak 3.025 siswa dengan tambahan menu susu.

"Hari ini saya memantau makan bergizi gratis, itu 3.025 untuk di Kota Sukabumi. Saya tadi lihat menunya, anak-anak senang dan di SMA 5 ini hari pertama. Kemarin ada beberapa yang sudah mulai hari Senin, saya lihat cukup baik," kata Bey kepada awak media.

1. Apresiasi inovasi sekolah

Kantung sampah (IDN Times/Fatimah)
Kantung sampah (IDN Times/Fatimah)

Pada kesempatan tersebut, Bey juga mengapresiasi pihak sekolah yang sudah menyediakan tempat sampah bagi sisa makanan. Menurutnya, hal itu jadi pembelajaran siswa untuk memilah dan memilih sampah.

"Ada kreatif atau inovasi sampahnya dimasukkan ke plastik. Jadi tulang ayam, sayuran dan sebagainya itu memudahkan pemilahan sampah dari awal bisa untuk makanan ternak. Dipilah dari awal, saya tanya mereka senang," ujarnya.

2. Tambahan menu dan tanpa alat makan

Bey saat meninjau sekolah makan bergizi gratis di Kota Sukabumi (IDN Times/Fatimah)
Bey saat meninjau sekolah makan bergizi gratis di Kota Sukabumi (IDN Times/Fatimah)

Bey mengaku baru mengetahui jika siswa tak dibekali alat makan sendok atau garpu. Oleh sebab itu, siswa di Kota Sukabumi secara mandiri membawa alat makan dari rumahnya

"Saya baru tahu sendok garpunya bawa sendiri, jadi boks (tempat makan) dari SPPG tapi sendok-garpunya bawa sendiri dari rumah. Ada yang makan pakai garpu saja ternyata mereka lupa bawa jadi sharing pake sendok (temannya) tapi gak apa-apa itu kan kebersamaan," ucapnya.

Selain itu, menu makanan pun berubah-ubah setiap hari. Berbeda dari pelaksanaan hari pertama, kali ini menu makan bergizi gratis terdiri dari ayam semur, sayur tahu, nasi, buah dan susu.

"Ada ahli gizinya, cara penyajiannya baik, nasinya, ayam kecap, terus sayuran dan buah, ada susu juga," kata Bey.

3. Anggaran Pemprov Rp1 triliun belum digunakan

Bey saat meninjau lokasi MBG di Kota Sukabumi (IDN Times/Fatimah)
Bey saat meninjau lokasi MBG di Kota Sukabumi (IDN Times/Fatimah)

Pemerintah Provinsi menyiapkan anggaran Rp1 triliun untuk program makan bergizi gratis. Meski demikian, anggaran tersebut belum digunakan karena menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat.

"Kami provinsi menganggarkan Rp1 triliun tapi menunggu arahan bagaimana dikerjasamakan atau bagaimana, kami menunggu arahan dan itu belum digunakan. Jadi selama ini murni dari Badan Gizi Nasional (BGN)," katanya.

Jumlah dana Rp1 triliun itu dianggarkan untuk satu tahun pelaksanaan program makan bergizi gratis. "Karena ini masih tahap awal jadi SPPG ini walaupun mereka juga sudah mencari mitra kerjasama dan sebagainya," tutupnya.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us