Purwakarta, IDN Times - Perdebatan soal kebutuhan air untuk proyek data center berbasis kecerdasan buatan BDx di Jatiluhur, Purwakarta, belum selesai. Pemerintah Kabupaten Purwakarta kini memilih menghitung ulang kemampuan pasokan air sebelum memberikan keputusan operasional.
Adapun kebutuhan air BDx diperkirakan mencapai 27 liter per detik (LPS) yang bersumber dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di sekitar kawasan Jatiluhur. Sementara, kapasitas yang telah mendapatkan izin mencapai 120 LPS, dan pemanfaatannya saat ini sekitar 70 LPS.
Dengan demikian, masih terdapat sekitar 50 LPS kapasitas yang belum digunakan. Jika 27 LPS dialokasikan untuk BDx, secara hitungan awal masih tersisa sekitar 23 LPS.
"Dari 120 LPS ini baru terpakai 70 LPS. Berarti ada sisa 50 LPS. Nah, 50 LPS ini kalau kita pasok ke BDx berarti terpakai 27, berarti masih ada 23. Teorinya kan seperti itu," kata Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein alias Zein, Senin (5/10/2026).
