Aksi Bela Affan di Bandung Ricuh, Massa Bakar Mobil di Gedung DPRD

- Massa aksi bela Affan Kurniawan di Bandung ricuh, membakar mobil di kantor DPRD Jawa Barat.
- Aksi dilakukan sebagai bentuk solidaritas mahasiswa dan Ojol terkait meninggalnya Affan dalam demo di depan Gedung DPR RI.
- Peserta aksi menuntut keadilan atas kematian Affan, meminta hukuman setimpal bagi pelaku, dan mengganti pejabat polri termasuk Kapolri.
Bandung, IDN Times - Massa aksi bela almarhum Affan Kurniawan di kantor DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (29/8/2025) berlangsung ricuh. Sebuah mobil dibakar massa tanpa bisa diselamatkan oleh kepolisian.
Diketahui, Affan Kurniawan merupakan pengemudi ojek online (ojol) yang meninggal akibat dilindas kendaraan Brimob saat aksi demo yang ricuh di depan Gedung DPR RI, kemarin. Dari peristiwa ini massa aksi dari mahasiswa hingga solidaritas ojol di Kota Bandung turun ke jalan untuk menggelar aksi.
Malam ini, berdasarkan pantauan IDN Times pukul 21:17 WIB, massa aksi terus merangsek Gedung DPRD Jabar. Mereka membakar satu buah mobil yang ada di sekitar gedung.
Selain di DPRD Jawa Barat, sebelumnya, sejumlah mahasiswa dan ojol menggeruduk Mapolda Jabar. Mereka menuntut keadilan atas meninggalnya Afan.
Salah satu peserta aksi, yang merupakan ojol dari Arcamanik, Andri (37 tahun) mengatakan, ia sengaja turun langsung ke jalan untuk menyampaikan aspirasi dan solidaritas atas meninggalnya tekan sesama profesi di aksi Jakarta kemarin.
"Tujuannya sebagai solidaritas sesama ojol kemarin meningal di Jakarta. Kalau diam gak bakal ditangani. Mudah-mudahan pejabat polri diganti, Kapolri juga diganti," kata Andri saat ditemui.
Peristiwa ini menurutnya,sangat memilukan, di mana seorang ojol yang meninggal di tengah aktivitas bekerja secara tragis oleh kendaraan polisi yang secara tak langsung merupakan hasil dari pajak para pengendara ojek online juga.
Oleh karena itu, dia meminta agar para pelaku yang melindas ojol tersebut diberikan hukuman setimpal, dan meminta Kapolri bersikap tegas untuk menindaklanjuti hal ini.
"Ojol saja dilindas dari mobil hasil pajaknya, saya sedih walaupun gak di sana saya bisa merasakan. Saya gak berharap minta kerjaan, kami jalan mencari orderan. Ada driver gak ikut demo, karena dia mengantar pesanan dan dilindas. Harapannya polisi jangan gitu, justru harusnya menjaga yang demo," katanya.