TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Satu Orang Meninggal, Polisi: Belum Ada Tersangka Kasus Bentrok Ormas

Polisi masih lakukan pemeriksaan saksi

Ilustrasi jenazah. (familinia.com)

Bandung, IDN Times - Kepolisian masih melakukan pemeriksaan kepada lima saksi atas kasus bentrok dua organisasi masyarakat (ormas) di Kota Bandung pada Kamis (18/4/2024) malam. Hingga saat ini belum ada orang yang ditetapkan menjadi tersangka meski satu orang dipastikan meninggal dunia atas bentrok tersebut.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, jajaran dari tim Reskim Polrestabes Bandung belum selesai melakukan pemeriksaa saksi dan menganalisis rekaman dari kamera pengawas (CCTV), hingga keterangan di lapangan.

"Total saksi ada lima orang. Nanti kalau sudah ada kejelasan baru kita rilis kembali," ujar Budi ditemui di Polrestabes Bandung, Jumat (19/4/2024).

1. Kronologi awal bentrokan masih karena senggolan kendaraan

IDN Times/Debbie Sutrisno

Terkait dengan kronologi awal mula bentrokan ini, Budi menyebut bahwa data awal masih dikarenakan ada senggolan kendaraan antara anggota dari kedua ormas tersebut, yaitu Manggala dan Sundawani. Setelah itu ada kesalahpahaman yang mendatangkan massa dari kedua belah pihak.

"Berselisih paham terus datang teman-temannya, tapi jelasnya setelah pemeriksaan seluruh saksi-saksi," ujarnya.

2. Pastikan tidak ada kerusuhan susulan

ilustrasi penganiayaan (IDN Times/Esti Suryani)

Dengan kejadian ini, Budi memastikan tidak akan ada kerusuhan susulan kedua ormas tersebut. Sebab, masing-masing dari ketua ormas sudah dipanggil agar berdamai usai ribut semalam.

Dengan demikian diharapkan Kota Bandung tetap kondusif, tidak ada kejadian bentrok lagi. Kasus ini pun seluruhnya sudah diserahkan ke kepolisian untuk dilakukan tindakan selanjutnya.

"Mereka tidak akan melakukan tindakan atau gerakan kelanjutan Tadi kami sudah takziah, dan keluarga Korba juga sama akan menyerahkan kasus penanganan nya kepada polisi," ujarnya.

Berita Terkini Lainnya