TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Bobocabin Cikole, Kemping Nyaman Ditunjang Kecanggihan Teknologi

Banyak kampers ingin tidur nyaman ketika berwisata di hutan

Instagram/Boboboxadventure

Bandung, IDN Times - Kemping saat ini menjadi salah satu cara masyarakat menghabiskan akhir pekan di tengah pandemik COVID-19. Kemping pun menjadi cara setiap orang menikmati keindahan alam.

Salah satu tempat kemping yang menyenangkan ada di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Berlibur ke sini kita bisa menikmati segarnya udara pegunungan sambil melihat tingginya pohon pinus yang mengelilingi kawasan Cikole.

Bagi kalian yang ingin berkemah di tengah hutan Cikole dengan suasana baru, bisa menjajal Bobocabin. Produk baru Bobobox ini menawarkan tempat kamping dengan kecanggihan teknologi.

Penginapan bobocabin terinspirasi dari glamping (glamour camping). Bedanya ini menginap di dalam kabin disertai fasilitas modern dan canggih. Sama dengan hotel kapsulnya, Bobobox memberikan sentuhan Internet of Things (IoT) berteknologi tinggi khasnya.

CEO dan Co-Founder Bobobox Indra Gunawan mengatakan, pihaknya ingin menjembatani kebutuhan akan pariwisata yang berkelanjutan melalui segmen nature-based tourism yang menawarkan manfaat lebih besar dari segi ekonomi, sosial, dan lingkungan. Bobocabin kemudian hadir dengan menawarkan sensasi petualangan yang bernuansa alam namun tetap dengan sentuhan desain yang modern dan dukungan teknologi andalan dari Bobobox.

"Sekarang banyak orang yang ingin kemping tapi mereka ingin mandi air hangat, mandi air bersih. Mereka ga bisa tidur di sleeping bag. Dari situlah coba kita sediakan dengan terciptanya Bobocabin," ujar Indra saat berbincang, Jumat (11/6/2021) malam.

1. Berbagai fasilitas ditawarkan Bobocabin untuk kalian yang ingin tidur nyaman di tengah hutan

Instagram/Boboboxadventure

Untuk sampai ke Bobocabin di Cikole jarak dari Bandung tidak begitu jauh. Cukup menempuh perjalanan sekitar satu jam, kita bisa sampai. Tempatnya sebelah kanan tepat sebelum pintu masuk kawasan Cikole.

Kita pun bisa berkendara sampai ke parkiran yang disediakan. Dari situ cukup berjalan kaki 5 sampai 10 menit agar sampai ke bobocabin.

Ruangan di dalam bobocabin sudah layaknya hotel berbintang. Berbagai fasilitas disediakan di dalam kamar yang cukup menampung dua orang dewasa dan satu anak kecil ini.

Di dalam kamar tersedia monitor panel kendali seukuran tablet, di mana pengunjung dapat memilih suasana kamar sesuai pilihan, memilih warna lampu kamar dan tingkat sorot cahayanya. Dengan menggunakan teknologi IoT, atau Internet of Things, pengunjung dapat mengatur semua aspek di dalam pod, mulai dari buka-tutup pintu, mengganti warna lampu, hingga mengatur volume pengeras suara. Yang menyenangkan juga di kamar ini kita bisa mandi air panas.

Selain itu, di depan kabin ada tempat perapian yang sudah disediakan. Sehingga ketika malam hari kita bisa membuat api unggun bersama keluarga maupun teman yang menginap bersama.

2. Bobocabin Cikole sudah penuh disewa sampai Agustus 2021

IDN Times/Debbie Sutrisno

Indra menuturkan, harga untuk satu kali menginap di Bobocabin berkisar antara Rp850 ribu sampai RP900 ribu. Harga ini berbeda dengan Bobocabin yang ada di Ranca Upas, karena tempat menginap ini menyediakan kamar mandi di setiap kabin.

Di tengah pandemik ini, masyarakat nampaknya memang senang menghabiskan waktu di alam termasuk kemping. Ini terlihat dari penyewaan bobocabin yang sudah penuh disewa sampai Agustus 2021.

"Bahkan ada yang sudah boooked (sewa) sampai Rp3 juta langsung (untuk beberapa hari)," ujar Indra.

3. Jumlah cabin akan segera ditambah

IDN Times/Debbie Sutrisno

Dengan antusias masyarakat yang tinggi menginap di bobocabin, Bobobox pun berencana menambah jumlah kabin yang ada. Sekarang di Cikole baru ada dua kabin dengan tipe kamar mandi di dalam. Ke depan akan dibangun 30 kabin dengan berbagai tipe termasuk kamar mandi komunal.

"Mungkin kuartal III akhir. Kita harus gerak cepat sebagai startup agar profitable," ujarnya.

Pembangunan yang lebih banyak ini tak terlepas dari data jumlah penginapan di Cikole yang tumbuh pesat hingga tiga kali lipat selama pandemik COVID-19. Dari jumlah 1.500 sekarang ada 5.000 orang kerap kemping di kawasan ini.

Bedanya, mayoritas dari mereka tidak menginap asal-asalan, melainkan memilih untuk kemping di tempat yang sudah memiliki berbagai fasilitas.

Baca Juga: Mengintip Bobobox Cabang Ketiga di Pusat Kota Bandung

Baca Juga: Mau Kemping Saat Weekend? Pergi ke Tempat Wisata Bandung Ini Saja!

Berita Terkini Lainnya