Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Jersey Persib yang Jadi Incaran Para Kolektor
Gelandang Persib Beckham Putra. (Foto: Istimewa/PT LIB)
  • Jersey lawas Persib diburu kolektor karena kelangkaan, kondisi, riwayat pemakaian, dan kaitannya dengan momen bersejarah klub; koleksi kerap diperoleh dari Bobotoh senior atau mantan pemain.
  • Jersey musim 1994/1995 bernilai tinggi setelah Persib menjuarai Liga Indonesia perdana; peredarannya terbatas tanpa merchandise resmi, bahkan pernah bertransaksi sekitar Rp30 juta.
  • Jersey putih era Perserikatan milik Sutiono Lamso dan jersey musim juara 2014 menjadi incaran karena terhubung langsung dengan pemain, final, serta gelar bersejarah Persib.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN TimesJersey Persib Bandung bukan sekadar pakaian untuk menunjukkan dukungan kepada Maung Bandung. Bagi sebagian Bobotoh, seragam tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan sejarah klub yang layak dikoleksi.

Minat terhadap jersey lawas Persib pun terus muncul di kalangan kolektor. Semakin tua usia jersey, semakin langka keberadaannya, terlebih untuk seragam yang digunakan pada momentum penting dalam perjalanan Persib.

Dikutip dari berbagai sumber, komunitas Jersey Persib Collector (JPC), misalnya, menghimpun kolektor yang berburu jersey Persib dari berbagai era. Koleksi mereka tidak hanya berasal dari penjualan resmi, tetapi juga didapatkan melalui Bobotoh senior maupun mantan pemain.

Bagi kolektor, nilai sebuah jersey tidak selalu ditentukan oleh harga. Riwayat pemakaian, kelangkaan, kondisi, serta keterkaitannya dengan momen bersejarah Persib menjadi faktor yang membuat sebuah jersey memiliki nilai lebih. Berikut beberapa jersey yang dikenal menjadi incaran kolektor:

1. Jersey Persib musim 1994/1995

Skuad Persib Musim 1994/1995 (Dok. Zona Memori Sepak Bola Klasik Indonesia)

Jersey Persib musim 1994/1995 menjadi salah satu koleksi yang paling banyak diburu. Musim tersebut memiliki nilai historis karena Persib menjadi juara Liga Indonesia edisi perdana setelah sebelumnya menjuarai kompetisi Perserikatan 1993/1994. Salah satu jersey era tersebut bahkan pernah mencatat nilai transaksi sekitar Rp30 juta di kalangan kolektor.

Kelangkaan menjadi alasan utama jersey ini memiliki nilai tinggi. Pada masa tersebut, Persib belum memiliki sistem penjualan merchandise resmi seperti sekarang sehingga peredarannya lebih terbatas. Kondisi itu membuat kolektor harus menelusuri Bobotoh senior atau mantan pemain untuk menemukan jersey yang masih terjaga keasliannya.

Menariknya, jersey Persib pada musim tersebut juga tidak selalu mudah dikenali. Beberapa seragam disebut tidak memiliki logo Persib sehingga diperlukan penelusuran sejarah dan asal-usul yang jelas untuk memastikan keasliannya. Bagi kolektor, aspek provenance atau riwayat kepemilikan menjadi bagian penting dari nilai sebuah jersey.

2. Jersey putih era Perserikatan

Pemain Legenda Persib Bandung Sutiono Lamso (instagram.com/persib)

Jersey putih Persib dari era Perserikatan juga termasuk koleksi langka yang memiliki nilai sejarah kuat. Salah satu yang dikenal di kalangan kolektor merupakan jersey milik legenda Persib, Sutiono Lamso, yang digunakan saat pertandingan final ketika Persib menjadi juara Perserikatan 1993/1994.

Jersey tersebut semakin bernilai karena bukan sekadar replika atau produksi untuk suporter, melainkan dikaitkan langsung dengan pemain dan pertandingan bersejarah. Dalam dunia koleksi jersey, keterkaitan langsung dengan pemain atau pertandingan membuat sebuah seragam memiliki nilai memorabilia yang berbeda dibanding jersey biasa.

Kolektor juga tidak sembarangan mengklaim sebuah jersey sebagai barang bersejarah. Keaslian dan cerita di balik kepemilikan menjadi hal yang perlu diverifikasi. Karena itu, jersey lawas yang memiliki asal-usul jelas cenderung lebih dihargai meskipun secara tampilan terlihat sederhana.

3. Jersey Persib musim 2014

Konate Makan, striket Persib tahun 2014 ketika menjuarai lagi Liga Indonesia (Dok. Museum Persib Blog)

Jersey Persib musim 2014 memiliki daya tarik tersendiri karena berkaitan dengan salah satu momentum paling berkesan bagi Bobotoh. Pada musim tersebut, Persib berhasil mengakhiri penantian panjang dengan meraih gelar juara liga setelah hampir dua dekade.

Jersey yang berkaitan dengan musim juara tersebut kemudian menjadi salah satu incaran kolektor. Nilainya bukan hanya berasal dari usia, tetapi juga dari cerita di balik penggunaannya. Bahkan jersey yang dikenakan pemain dalam pertandingan penting dapat memiliki nilai memorabilia yang jauh lebih tinggi dibanding jersey produksi biasa.

Pada akhirnya, daya tarik jersey Persib bagi kolektor terletak pada kombinasi antara kelangkaan dan sejarah. Jersey era 1990-an, seragam yang berkaitan dengan gelar juara, hingga jersey yang pernah digunakan pemain menjadi bagian dari arsip perjalanan Maung Bandung. Bagi kolektor, mendapatkan satu jersey langka berarti turut menyimpan sepotong sejarah Persib.

Curated For You

Editorial Team

Related Article