Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Viral Video Pesta Sabu di Rutan Depok, Pegawai Dipolisikan
Ilustrasi Rutan (IDN Times/Yuda Almerio)
  • Video viral diduga merekam narapidana di Rutan Depok berjoget dengan musik keras dan pesta sabu, termasuk seorang pria yang memegang alat isap bong.

  • Kadivpas Kanwil Kemenkumham Jabar Yudi Suseno membenarkan penanganan kasus masih berjalan; kepala rutan telah membuat laporan polisi terhadap pegawai terkait.

  • Warga binaan yang terekam dalam dugaan pesta narkotika telah dipindahkan ke lapas lain, sementara Kemenkumham menegaskan tidak menoleransi peredaran narkoba di rutan maupun lapas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
kemarin

Karutan membuat laporan polisi terhadap pegawai yang terkait.

Senin (5/10/2026)

Yudi Suseno menyatakan pemeriksaan masih berjalan dan laporan terhadap pegawai sedang ditindaklanjuti.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Video dugaan pesta sabu oleh sejumlah pria yang disebut narapidana di dalam rutan wilayah Depok viral di media sosial. Seorang pria terlihat memegang benda yang diduga bong.
  • Who?
    Sejumlah warga binaan pemasyarakatan yang terekam dalam video serta oknum pegawai rutan yang diduga terkait sedang ditangani. Kadivpas Kanwil Kemenkumham Jabar Yudi Suseno memberikan keterangan.
  • Where?
    Peristiwa tersebut disebut terjadi di dalam rumah tahanan di wilayah Depok. Lokasi rutan secara spesifik hingga saat ini belum ada kepastian.
  • When?
    Video beredar dan menjadi viral sebelum keterangan Yudi Suseno pada Senin, 5 Oktober 2026. Waktu pasti dugaan pesta narkoba dalam rekaman masih belum diketahui.
  • Why?
    Pemeriksaan dilakukan menyusul rekaman yang memperlihatkan dugaan penggunaan sabu dan aktivitas berjoget di ruang tertutup dalam rutan. Motif serta asal narkotika tersebut masih menunggu informasi lebih lanjut.
  • How?
    Karutan telah membuat laporan polisi terhadap pegawai yang diduga terkait dan prosesnya ditindaklanjuti. Warga binaan dalam video telah dipindahkan ke lapas lain, sementara pemeriksaan masih berjalan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Video menunjukkan beberapa pria yang diduga tahanan berjoget dan memakai sabu di rutan Depok. Musiknya keras seperti pesta. Ada pria memegang alat untuk mengisap sabu. Pak Yudi bilang pegawai yang terkait sudah dilaporkan ke polisi. Tahanan yang ikut pesta juga sudah dipindah ke penjara lain. Pemeriksaan masih berjalan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Respons cepat pihak pemasyarakatan menunjukkan adanya upaya penegakan disiplin atas dugaan pelanggaran serius di rutan. Laporan polisi terhadap pegawai terkait, pemeriksaan yang masih berjalan, serta pemindahan warga binaan yang terlibat mencerminkan langkah konkret untuk menindak peredaran narkoba dan menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap terkendali.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok pria diduga narapidana asyik berjoget dan berpesta narkoba jenis sabu viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut berada di dalam Rutan wilayah Depok.

Berdasarkan rekaman video yang beredar luas, tampak sejumlah pria berkumpul di dalam sebuah ruangan tertutup. Mereka terlihat asyik berjoget diiringi dentuman musik yang kencang layaknya di tempat hiburan.

Tak hanya berjoget, salah satu pria dalam rekaman tersebut tampak santai memegang botol yang diduga kuat sebagai alat pengisap sabu alias bong. Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Jabar, Yudi Suseno membenarkan hal tersebut.

"Penanganannya dari hasil pemeriksaan yang masih berjalan. Untuk pegawainya yang terkait, dari kemarin Karutan sudah buat LP (Laporan Polisi) dan sedang ditindaklanjuti," ujar Yudi Suseno saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2026).

Yudi mengungkapkan, tindakan tegas tak hanya diberikan kepada oknum pegawai. Para warga binaan pemasyarakatan (WBP) alias narapidana yang terekam ikut dalam pesta narkotika tersebut juga dipindahkan.

"Untuk warga binaannya sudah digeser ke lapas lain," katanya.

Lebih lanjut, Yudi memastikan bahwa ia tidak akan memberikan toleransi sedikit pun terhadap peredaran narkoba di dalam lapas maupun rutan. Ia juga meminta dukungan dari masyarakat terkait upaya bersih-bersih ini.

"Pokoknya kita tidak main-main," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article