Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rhenald Kasali Ingatkan KDM soal Data Center BDx: Jangan Terburu-buru
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (tengah), CEO BDx Indonesia Agus Hartono Wijaya, dan CEO BDx Data Centers Mayank Srivastava menghadiri upacara peletakan batu pertama pada 28 Juli 2026 untuk kampus CGK4 di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, bersama para tokoh daerah dan perwakilan masyarakat. (BDx Indonesia)
  • Proyek data center AI BDx di Jatiluhur memicu pro dan kontra karena kebutuhan air besar serta potensi dampak lingkungan, meski dinilai dapat membuka banyak lapangan kerja.

  • Rhenald Kasali mengingatkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi agar tidak terburu-buru menyetujui proyek investasi dan menghitung pembangunan serta perlindungan lingkungan sejak awal.

  • Dedi Mulyadi menegaskan investasi tetap diperlukan untuk ekonomi Jawa Barat, tetapi pelanggaran lingkungan harus dikenai sanksi dan pembangunan tidak boleh merusak alam.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
4 Oktober 2026

KDM bertemu Rhenald Kasali di Rumah Perubahan untuk membahas proyek data center AI BDx di Jatiluhur.

5 Oktober 2026

Rhenald mengingatkan KDM agar tidak terburu-buru menyetujui proyek dan menekankan perlunya menjaga lingkungan. KDM menyatakan investasi harus tetap masuk tanpa merusak lingkungan serta pelanggaran harus dikenai sanksi.

saat ini

Proyek data center AI BDx di Jatiluhur masih memicu pro dan kontra karena kebutuhan airnya dinilai berdampak pada lingkungan, meski berpotensi membuka lapangan kerja.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Proyek data center AI BDx di Jatiluhur, Purwakarta, memicu pro dan kontra karena kebutuhan air serta potensi dampak lingkungan, di tengah klaim penambahan lapangan kerja.
  • Who?
    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Guru Besar FEB UI Rhenald Kasali, serta investor proyek data center AI BDx terlibat dalam pembahasan investasi dan perlindungan lingkungan.
  • Where?
    Proyek berada di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Dedi Mulyadi dan Rhenald Kasali bertemu di Rumah Perubahan.
  • When?
    Pertemuan berlangsung pada Minggu, 4 Oktober 2026. Pernyataan Rhenald dikutip pada Senin, 5 Oktober 2026.
  • Why?
    Rhenald mengingatkan agar keputusan tidak terburu-buru karena investasi dan teknologi perlu dihitung bersama risiko tekanan terhadap lingkungan, terutama kebutuhan air.
  • How?
    Dedi Mulyadi menyatakan investasi tetap harus masuk untuk ekonomi Jawa Barat, tetapi lingkungan wajib dijaga. Ia menyebut pelanggaran ketentuan proyek dapat dikenai sanksi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Proyek pusat data AI BDx di Jatiluhur membuat orang setuju dan tidak setuju. Proyek ini bisa memberi kerja, tapi butuh banyak air dan mungkin mengganggu alam. Rhenald Kasali bilang Gubernur Dedi Mulyadi jangan cepat memutuskan. Dedi bilang investasi boleh datang, tetapi alam tidak boleh rusak. Kalau melanggar, akan ada hukuman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pertemuan ini menampilkan ruang dialog yang terbuka antara pemerintah daerah dan kalangan akademik dalam menimbang manfaat investasi, lapangan kerja, serta perlindungan lingkungan. Penegasan KDM bahwa modal tetap diperlukan tanpa mengorbankan alam, disertai kesiapan menerima masukan dan menerapkan sanksi atas pelanggaran, memberi dasar bagi kebijakan pembangunan yang lebih berhati-hati dan terintegrasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Proyek data center AI BDx di Jatiluhur saat ini masih menjadi pro dan kontra. Keberadaan proyek ini dinilai akan berdampak langsung ke lingkungan karena memerlukan air yang banyak. Namun, di sisi lain keberadaan proyek tersebut juga akan menambah banyak lowongan kerja.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias (KDM) pun turut menemui langsung Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) Rhenald Kasali di Rumah Perubahan, Minggu (4/10/2026). Pertemuan itu pun diunggah di media sosial KDM.

Dalam pertemuan itu, Rhenald mengingatkan KDM agar tidak terburu-buru mengambil keputusan hanya karena sebuah proyek membawa nama besar investasi dan teknologi.

"Jadi pemerintah daerah waspada deh ya. Jangan sekadar drama untuk kemudian kita melakukan apa itu, peletakan batu pertama lalu seakan-akan itu lapangan pekerjaan. Kita butuh kok AI, tetapi kita juga harus menjaga kehidupan ini," kata Rhenald, dikutip Senin (5/10/2026).

1. Jangan terburu-buru menerima proyek data center AI

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

Rhenald melihat kebutuhan pembangunan dan perlindungan lingkungan seharusnya tidak dipertentangkan. Keduanya justru harus dihitung sejak awal. Sebab, ketika investor sudah mengeluarkan modal dan pemerintah telanjur memberikan komitmen, ruang untuk mengoreksi keputusan menjadi jauh lebih sulit.

"Jangan sampai menyelesaikan satu persoalan menciptakan persoalan-persoalan baru. Seorang pemimpin rendahnya bisa melihat itu secara utuh, terintegrasi. Jangan terburu-buru," ucapnya.

2. Investasi boleh asal tidak merusak alam

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Dok. IDN Times-Azzis Zulkhairil

Rhenald kemudian kembali menyinggung persoalan lingkungan. Menurut dia, investasi tetap dibutuhkan untuk mendorong ekonomi Jawa Barat. Namun, ada batas yang tidak boleh dilewati ketika proyek tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap alam.

"Kita doakan KDM sukses memajukan Jawa Barat dan angka kemiskinan terus ditekan, pendidikan semakin maju, infrastruktur juga semakin bagus, dan tentu saja investasinya makin bagus," kata Rhenald.

"Tapi tetap tidak boleh merusak alam," katanya

3. KDM minta diingatkan jika berbuat salah

Dedi Mulyadi saat hadir dikegiatan Jambore Satlinmas di Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Rhenald juga mendorong agar pemerintah berani memberikan sanksi apabila sebuah investasi terbukti melanggar ketentuan. Termasuk dalam konteks data center AI dari BDx di Jatiluhur, Purwakarta.

"Gak boleh merusak lingkungan. Itu sebabnya tadi kita bicara soal data center dan Kang Dedi mengatakan dan berjanji akan mengatakan, kalau itu melanggar, tentu akan ada sanksinya," kata Rhenald.

KDM pun tidak membantah pentingnya investasi. Dia justru menegaskan Jawa Barat tetap membutuhkan masuknya modal untuk menggerakkan ekonomi, namun pemerintah tidak boleh menukar investasi dengan kerusakan lingkungan.

"Iya, kami tegas saja. Investasi harus datang, tapi lingkungan harus dijaga. Tidak boleh rusak. Tidak boleh rusak," ujar KDM.

KDM juga meminta Rhenald tidak berhenti memberikan masukan terhadap kebijakan pembangunan Jawa Barat.

"Terima kasih, Prof. Ditunggu sarannya. Ingatkan saya kalau salah," kata KDM.

Curated For You

Editorial Team

Related Article