Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dinas ESDM Jabar Klaim Stok BBM Aman, Minta Masyarakat Tidak Panik
ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Dinas ESDM Jawa Barat menyatakan stok BBM aman dan belum menerima laporan kelangkaan di berbagai daerah, berdasarkan koordinasi dengan Pertamina.

  • Penyaluran BBM di Bandung Raya banyak memakai jaringan pipa, sehingga pasokan Pertamax, Pertalite, dan Solar terus mengalir; stok bensin diperkirakan tahan enam hingga tujuh hari.

  • Stok Solar di Bandung Raya disebut dapat bertahan hingga 13 hari. ESDM akan berkoordinasi dengan Pertamina terkait antrean Solar di Subang dan pembagian alokasi dengan Karawang.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
21 Oktober 2026

Dinas ESDM Jawa Barat menyatakan stok BBM aman dan belum menerima laporan kelangkaan. Pasokan di Bandung Raya mengalir melalui pipa, dengan ketahanan bensin sekitar enam hingga tujuh hari dan solar hingga 13 hari.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Dinas ESDM Jawa Barat menyatakan stok dan pasokan BBM di Jawa Barat aman, dengan ketahanan bensin sekitar enam hingga tujuh hari serta solar hingga 13 hari jika terjadi gangguan.
  • Who?
    Kepala Dinas ESDM Jawa Barat Tulus Arifan menyampaikan informasi tersebut berdasarkan koordinasi dengan Pertamina. Pertamina juga disebut memastikan kebutuhan BBM tetap terpenuhi.
  • Where?
    Kondisi pasokan mencakup Jawa Barat, terutama Bandung Raya yang menjadi pusat penyaluran BBM. Antrean solar panjang dilaporkan terjadi di Subang dan sekitarnya, yang berkaitan dengan distribusi Karawang.
  • When?
    Tulus Arifan menyampaikan keterangan saat dikonfirmasi pada Selasa, 21 Oktober 2026. Kondisi ketersediaan BBM yang disampaikan berlaku pada saat ini.
  • Why?
    Pasokan dinilai aman karena penyaluran BBM di Bandung banyak menggunakan jaringan pipa, sehingga aliran pasokan terus berjalan dan tidak bergantung pada distribusi jalur laut.
  • How?
    BBM disalurkan dari pusat penyaluran di Bandung melalui jaringan pipa ke sejumlah SPBU. Dinas ESDM akan berkoordinasi dengan Pertamina mengenai antrean solar di Subang dan pembagian alokasi wilayah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Stok bensin dan solar di Jawa Barat aman, kata Pak Tulus dari Dinas ESDM. BBM dikirim lewat pipa dari Bandung, jadi terus mengalir ke pom bensin. Pertamax, Pertalite, dan Solar masih ada. Stok bensin cukup enam sampai tujuh hari. Solar bisa sampai 13 hari. Ada antrean solar di Subang, lalu mereka akan bertanya ke Pertamina.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kondisi pasokan BBM di Jawa Barat menunjukkan fondasi distribusi yang relatif kuat, terutama melalui jaringan pipa di Bandung yang menjaga aliran bensin dan solar tetap berjalan. Dengan stok gasoline diperkirakan bertahan enam hingga tujuh hari serta solar hingga 13 hari, masyarakat memiliki dasar untuk tetap tenang sambil koordinasi penyaluran di daerah tertentu terus dilakukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Jawa Barat dipastikan dalam kondisi aman. Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tulus Arifan menyatakan, belum ada laporan mengenai adanya kelangkaan BBM di sejumlah daerah.

Tulus Arfian mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Pertamina, pusat penyaluran BBM di Jabar ada di wilayah Bandung. Sementara, pendistribusian ke beberapa SPBU banyak yang sudah menggunakan pipa secara langsung.

"Di Jawa Barat, khususnya Bandung, penyaluran menggunakan jaringan pipa sehingga pasokan terus mengalir. Berdasarkan informasi yang kami terima, ketahanan stok BBM jenis gasoline atau bensin saat ini sekitar enam sampai tujuh hari," kata Tulus saat dikonfirmasi, Selasa (21/10/2026).

1. Ketersediaan BBM di Jabar dalam kondisi aman

ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

Karena penyaluran banyak menggunakan pipa secara langsung, Tulus mengungkapkan, untuk wilayah Bandung Raya dalam kondisi tersedia untuk kebutuhan BBM, baik itu Pertamax, Pertalite, dan Solar. Hal itu juga menjadi pembeda dengan provinsi lain yang memang masih mengandalkan distribusi dari jalur laut.

"Terkait kondisi BBM hari ini, di Jawa Barat, pusat penyalurannya berada di Bandung. Karena itu, kondisi Jawa Barat relatif aman. Karena sistem penyaluran BBM di wilayah ini menggunakan pipa," katanya.

"Berbeda dengan beberapa provinsi lain yang masih mengandalkan kapal sehingga berpotensi mengalami gangguan distribusi," kata Tulus.

2. Bandung Raya diklaim paling aman untuk ketersediaan BBM

Ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

Kendati kebutuhan dalam kondisi aman, Tulus mengatakan, Pertamina sudah memastikan BBM tetap terpenuhi jika nantinya mengalami gangguan. Bahkan, untuk kebutuhan Solar jumlahnya cukup banyak untuk wilayah Bandung Raya.

"Pasokan terus mengalir melalui sistem pipa, jadi ketersediaannya terus terjaga. Namun, jika terjadi gangguan, ketahanan stok yang tersedia diperkirakan bisa mencapai enam sampai tujuh hari. Kalau solar, ketahanannya lebih lama, bahkan mencapai 13 hari berdasarkan informasi yang kami terima," kata dia.

3. Kasus antrean Solar di Subang akan dikoordinasikan dengan Pertamina

ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

Disinggung mengenai kondisi antran Solar yang panjang di wilayah Subang dan sekitarnya, Tulus menyatakan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Pertamina karena daerah tersebut kemungkinan mendapatkan alokasi lebih termasuk di Karawang.

"Sepengetahuan saya, Subang memiliki keterkaitan distribusi dengan Karawang, termasuk untuk kebutuhan industri. Saya belum memahami secara terperinci bagaimana pembagian wilayah penyaluran oleh Pertamina," ungkapnya.

"Tetapi informasi yang kami terima menunjukkan adanya pembagian wilayah atau regional, termasuk yang berkaitan dengan Subang dan Karawang," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article