Dulu, kota besar selalu identik dengan mimpi: peluang kerja, ruang berekspresi, kehidupan sosial yang dinamis, dan janji masa depan yang lebih baik. Anak muda datang berbondong-bondong, berharap bisa tumbuh bersama hiruk-pikuk kota.
Namun kini, di banyak kota besar dunia, narasinya mulai berubah. Biaya hidup yang kian tinggi, harga hunian yang tak terjangkau, tekanan kerja, hingga ruang publik yang semakin terbatas membuat kota terasa makin sempit bagi generasi muda. Alih-alih menjadi tempat bertumbuh, kota justru menjadi ruang bertahan hidup.
Fenomena ini bukan hanya terjadi di satu negara. Dari Asia hingga Eropa, semakin banyak anak muda yang mempertanyakan ulang: apakah kota besar masih tempat yang ramah untuk membangun masa depan?
Kalau kamu hidup di kota besar atau pernah bercita-cita menetap di sana, kuis ini akan mengajakmu mengecek—apakah kota besar masih berpihak pada anak muda, atau justru perlahan mendorong mereka pergi?
