Bandung, IDN Times - Hidup di kota besar selama ini identik dengan peluang kerja, gaya hidup modern, dan akses hiburan tanpa batas. Banyak anak muda bermimpi merantau ke kota besar demi masa depan yang dianggap lebih menjanjikan. Namun, realitas beberapa tahun terakhir menunjukkan cerita yang tak selalu seindah ekspektasi.
Di berbagai belahan dunia, kota-kota besar justru mulai kehilangan daya tarik bagi generasi muda. Biaya hidup melonjak, tekanan kerja meningkat, dan ruang aman untuk tumbuh terasa makin sempit. Kota yang dulu jadi simbol mimpi, kini sering kali berubah jadi sumber stres.
Fenomena ini tak hanya terjadi di satu negara. Dari Asia, Eropa, hingga Amerika, banyak laporan menunjukkan anak muda mulai mempertimbangkan pindah ke kota kecil atau bahkan kembali ke kampung halaman. Mereka mencari hidup yang lebih seimbang dan masuk akal secara finansial.
Lalu, apa saja faktor yang membuat kota besar dunia terasa makin tidak ramah bagi anak muda? Berikut beberapa alasan yang paling sering dirasakan.
