Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung mulai menemukan “ritme” baru dalam penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN). Bukan sekadar soal kerja dari rumah, kebijakan ini kini diarahkan untuk menekan pemborosan, mulai dari bahan bakar hingga listrik meski tanpa mengorbankan pelayanan publik.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut WFH bukan hanya strategi fleksibilitas kerja, tapi juga bagian dari efisiensi operasional pemerintah. Di sisi lain, pengawasan berbasis aplikasi jadi kunci agar kebijakan ini tetap disiplin dan terukur.
