Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan pelacakan alias tracking terkait digelarnya sebuah seminar di Bogor yang telah membuat dua orang warga Solo positif terkena virus corona (COVID-19). Satu di antara dua warga Solo itu dikabarkan telah meninggal dunia.
"Pelacakan kami Iakukan terkait sebuah seminar di Bogor, tanggal 25-28 Februari 202. Karena dua orang perserta asal Solo, Jawa Tengah, positif terinfeksi COVID-19, dan satu di antaranya sudah meninggal," ujar Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat konfrensi pers di Gedung Pakuan, Minggu (15/3).
Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, mengatakan bahwa selain akan melakukan penelusuran perihal seminar di Bogor, Pemprov Jabar juga akan menelusuri kegiatan tablig akbar di Masjid Sri Petaling, Kuala Lumpur, Malaysia, tanggal 28 Februari hingga 1 Maret 2020.
"Dalam tablig akbar ini ada peserta dari Jabar. Hal ini perlu dilacak karena peserta warga Malaysia dan Brunei Darussalam juga positif COVID-19," kata dia.
