Cimahi, IDN Times - Tragedi longsor sampah di tempat penampungan akhir (TPA) Leuwigajah 15 tahun silam menyisakan luka mendalam bagi warga Kota Cimahi.
Peristiwa nahas yang terjadi 21 Februari 2005 lalu itu disebabkan oleh curah hujan yang tinggi dan ledakan gas metana pada tumpukan sampah. Tercatat, dalam peristiwa tersebut sebanyak 157 jiwa melayang.
Bukan hanya itu, dua kampung di sekitar TPA Leuwigajah, kini hilang dari peta wilayah karena tergulung longsoran sampah. Tragedi ini sontak memicu perhatian masyarakat.
Singkat cerita, tanggal terjadinya insiden itu dicanangkan sebagai Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).