Hujan deras yang mengguyur wilayah Bandung dan sekitarnya membuat banjir di berbagai titik. Salah satunya di Jalan Dayeuhkolot - Baleendah yang sudah jadi langganan banjir saat hujan terjadi.
Kemacetan sudah terjadi sejak di jembatan Baleendah sejak pukul 17.00 WIB. Kendaraan dari arah Banjaran menuju Kota Bandung tersendat karena banjir setinggi 50 cm menerjang jalan utama tersebut. Begitu pun sebaliknya, kemacetan justru lebih panjang dari arah kota menuju Kabupaten Bandung.
Selain itu, banjir pun diwarnai dengan insiden kendaraan yang mogok karena nekat menerjang banjir yang cukup tinggi. Rata-rata, kendaraan yang mogok adalah sepeda motor. Pemotor yang mogok lantas dibantu warga sekitar untuk didorong hingga area yang bebas banjir.
Kemudian terdapat kendaraan angkot yang terpaksa harus didorong karena tak bisa melaju hingga mengeluarkan asap tebal.
Salah seorang warga, Daniel Calvin (26) mengatakan, sepeda motornya terpaksa harus dia dorong karena sempat mogok saat banjir yang dilewatinya.
"Sempat mogok tadi tapi enggak lama," katanya.
Calvin yang hendak menuju kediamannya di Moch Toha pun terpaksa melewati jalur tersebut meski banjir dengan ketinggian air yan cukup tinggi.
"Tadi dari Banjaran mau ke Moch Toha terus pas lewat Dayeuhkolot banjir," jelasnya.