Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Warga Bandung Temukan Mayat di Lereng Sedalam 50 Meter
Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)
  • Warga Kelurahan Ledeng, Bandung, menemukan mayat di lereng sedalam sekitar 50 meter pada Sabtu (18/4/2026), setelah seorang warga yang berburu melihat jasad tersebut.
  • Petugas gabungan dari kepolisian dan pemadam kebakaran langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dengan peralatan khusus karena medan yang curam dan berisiko.
  • Identitas serta jenis kelamin korban belum diketahui karena jasad tertutup rumpun bambu dan sampah, sementara proses evakuasi dilakukan pagi hari demi keselamatan petugas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Warga Kelurahan Ledeng, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung, dihebohkan dengan penemuan mayat yang berada di lereng dengan kedalaman sekitar 50 meter, pada Sabtu (18/4/2026).

Linmas Kelurahan Ledeng, Agla Cahya mengatakan, informasi penemuan mayat tersebut pertama kali disampaikan warga yang tengah beraktivitas di lereng.

"Awalnya ada warga lagi di bawah, lagi berburu gitu terus lihat ada mayat," kata dia, Minggu (19/4/2026).

Setelah itu, warga tersebut melaporkannya ke aparat kewilayahan setempat. Kepolisian hingga Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung pun mendatangi ke lokasi.

"Belum tau laki-laki atau perempuan, soalnya ketutup sama rumpun bambu," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Cidadap Kompol Rudhi Gindriansyah membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia menyebut proses evakuasi sudah dilakukan.

Petugas gabungan masih berupaya untuk mengevakuasi mayat yang berada di lereng yang tingginya sekitar 50 meter. Petugas pun mengerahkan peralatan khusus untuk bisa melakukan evakuasi.

Sudah lebih dari 12 jam mayat tersebut berada di bawah lereng. Ia menyebut petugas sempat akan mengevakuasi pada malam hari. Namun, karena pertimbangan keselamatan petugas mengingat tingginya lereng yang harus dituruni, maka proses evakuasi dilakukan pada pagi hari.

"Tebingnya cukup tinggi," ujarnya.

Dia juga belum dapat memastikan kapan jenis kelamin dan bagaimana mayat tersebut bisa berada di bawah lereng.

"Belum diketahui soalnya ketutupan sama sampah dan lainnya," ujarnya.

Editorial Team