Bandung, IDN Times - Kasus meninggalnya siswa di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih menjadi perbincangan karena disebut sebagai kelalaian negara menghadirkan pendidikan yang baik. Terkait hal tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza UI Haq mengungkapkan YBR merupakan peserta program Indonesia Pintar (PIP). Ia menyebut dana PIP almarhum sudah cari sejak tahun 2025.
"Anak yang bersangkutan terdaftar penerima PIP, oke, clear ya. Di sekolah yang bersangkutan ada 72 anak penerima PIP, termasuk almarhum, anak yang bersangkutan," ucap dia saat meninjau SMP 70 Kota Bandung, Jumat (6/2/2026).
