Walkot Farhan Imbau Layanan Kesehatan Tak Boleh Tolak Pasien. IDN Times/Debbie Sutrisno
Dari sisi fasilitas, Primaya Rajawali Hospital memiliki 20 poliklinik, kapasitas 102 tempat tidur, termasuk layanan intensif seperti ICU, NICU, PICU, dan HCU, serta didukung oleh 36 dokter spesialis dan subspesialis. Rumah sakit ini juga dilengkapi teknologi medis modern seperti endoskopi, untuk mendukung diagnosis dan tindakan yang lebih presisi, termasuk pengembangan layanan bedah minimal invasif dan diagnostik lanjutan.
Direktur Primaya Rajawali Hospital, dr. Budiyanto, MARS menjelaskan bahwa transformasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup sistem layanan hingga pengalaman pasien.
“Kami mengimplementasikan digitalisasi melalui Electronic Medical Record, standardisasi clinical pathway berbasis evidence, serta penguatan budaya patient-centered care. Selain itu, kami juga menghadirkan Primaya App dan sistem rujukan internal antar jaringan, sehingga pasien dapat memperoleh second opinion tanpa perlu berpindah fasilitas,” kata Budiyanto.
Selain layanan kuratif, Primaya Rajawali Hospital juga menghadirkan pendekatan promotif dan preventif melalui program edukasi kesehatan rutin yang diselenggarakan setiap pekan, sebagai upaya mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan pengelolaan kesehatan jangka panjang.
Selama masa pembukaan, Primaya Rajawali Hospital menghadirkan berbagai penawaran menarik, termasuk potongan 50 persen untuk konsultasi dokter spesialis serta paket skrining kesehatan seharga Rp299.000 hingga 30 Juni 2026. Paket ini mencakup skrining kanker (pemeriksaan darah lengkap, urine, rontgen thorax + USG mammae gratis) serta skrining jantung (pemeriksaan darah lengkap, urine, rontgen thorax + EKG gratis).