Bandung, IDN Times - Direktur Ekskutif Walhi Jabar Wahyudin Iwang mendesak agar Pemerintah Provinsi Jawa Barat ikut menangani tragedi longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang yang menimbulkan korban jiwa pada Minggu (8/3/2026).
Wahyudin mengatakan, TPST Bantargebang telah beroperasi sejak akhir 1980-an dengan sistem pembuangan terbuka (open dumping) dan menampung puluhan juta ton sampah dari Jakarta dan sekitarnya. Gunungan sampah di TPST tersebut telah mencapai puluhan meter dan terus bertambah setiap hari.
"Alih-alih mengurangi produksi sampah dari sumbernya, pemerintah justru membiarkan praktik pemusatan sampah raksasa yang sangat berbahaya bagi pekerja, pemulung, sopir truk, serta masyarakat sekitar," ujar Iwang, Selasa (11/3/2026).
