Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Untung-Rugi Pembongkaran Teras Cihampelas Versi Pedagang dan Wisatawan
Fasilitas Teras Cihampelas Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno
  • Pemerintah Kota Bandung berencana membongkar sebagian atau seluruh Teras Cihampelas, dan para pedagang telah diajak berdiskusi mengenai rencana tersebut.
  • Pedagang dan wisatawan menilai Teras Cihampelas sudah tidak menarik serta tidak laik digunakan, sehingga banyak yang menyarankan perbaikan area pedestrian sebagai alternatif.
  • Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyatakan pembongkaran masih menunggu izin dari lembaga terkait termasuk KPK untuk memastikan prosesnya sesuai aturan dan tidak merugikan negara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung dalam waktu dekat bakal melakukan pembongkaran Teras Cihampelas. Pembongkaran ini bisa dilakukan sebagian maupun seluruhnya.

Rencana pembongkaran pun mendapat beragam tanggapan baik dari pedagang hingga wisatawa. Ira, salah satu pedagang yang bertahan di Teras Cihampelas mengatakan bahwa dia sudah mendapatkan informasi mengenai pembongkaran tersebut. Bahkan dia dan sejumlah pedagang pun sudah sempat diajak berdiskusi bersama pewakilan dari pemkot mengenai rencana menghilangkan fasilitas ini.

"Udah tahu dan kadang suka rapat, tapi belum dikasih tahu kapan pemugarannya," kata dia, Selasa (21/4/2026).

Menurutnya, sudah ada informasi mengenai pemindahan para pedagang yang selama ini menetapa berjualan di Teras Cihampelas ke depannya berada di bawah Jembatan Pasupati. Namun, rencana itu mendapat penolakan karena kawasan berjualan tersebut sudah banyak dihuni warga sekitar.

1. Ada tidaknya Teras Cihampelas sama saja

Fasilitas Teras Cihampelas Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

Sementara itu, salah satu pedagang tas di bawah Teras Cihampelas, Labay menuturkan bahwa fasilitas tersebut sudah tidak bisa menarik wisatawan. Dulu ketika awal berdiri memang banyak wisatawan dadakan datang ke Bandung atau ke Cihampelas untuk menikmati kawasan tersebut.

Kondisi ini memberikan dampak peningkatan penjualan kepada pedagang lain yang berada di bawah teras. Sayangnya, makin ke sini fasilitas tersebut sudah semakin usang dan tidak digunakan untuk kegiatan apapun.

"Sekarang wisatawan juga malas naik ke atas kerena banyak jalan ditutup kan. Minat berjualan juga di atas kurang karena memang tidak diperhatikan sama Pemkot, jadi wisaawan tidak signifikan ada," papar Labay.

2. Lebih baik perbaiki kawasan pedesterian

Kondisi terbaru Teras Cihampelas, Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

Salah satu wisatawan dari Jakarta, Ida, melihat bahwa fasilitas ini memang sudah tidak laik digunakan. Dari bawah saja kerangkanya sudah banyak yang berkarat.

"Kaya sudah tua yah," papar Ida.

Meski belum pernah mencoba naik ke atas, Ida meminta agar Pemkot justru memperbaiki saja pedesterian yang sekarang banyak digunakan wisatawan. Karena banyak wisatawan yang datang ke Bandung pasti belanja barang ke Cihampelas.

"Diperbaiki saja pedesteriannya biar lebih bagus lagi," paparnya.

3. Pembongkaran tunggu izin KPK

Fasilitas Teras Cihampelas Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan segera melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kebijakan dan program infrastruktur, termasuk masa depan kawasan Teras Cihampelas. Saat ini kawasan tersebut sudah tidak dipakai karena kondisi yang tidak laik untuk berbagai kegiatan.

Farhan mengungkapkan, dalam beberapa minggu ke depan Pemkot Bandung bakal mengevaluasi berbagai aspek, mulai dari perencanaan kebijakan hingga pelaksanaan kegiatan infrastruktur di Kota Bandung.

Khusus untuk Teras Cihampelas, ia menegaskan langkah pembongkaran masih menunggu izin dari sejumlah lembaga terkait, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Izin pembongkaran sedang kami usahakan. Ini harus melalui KPK dan lembaga lainnya karena saya harus memastikan tidak melanggar aturan dan tidak menimbulkan kerugian negara,” kata Farhan, Rabu (8/4/2026).

Editorial Team