Bandung, IDN Times - Seorang tukang parkir di Pasar Caringin, Kota Bandung, meninggal usai dikeroyok sekelompok orang. Kapolsek Babakan Ciparay AKP Kardi mengatakan, dari informasi sementara yang dihimpun aparat, kejadian itu bermula dari kesalahpahaman antara kedua belah pihak.
"Awalnya ini ada kesalahpahaman antara tukang parkir dan kuli panggul. Tukang parkir dikira nyuri bawang," kata Kardi saat dihubungi, Minggu (24/10/2026).
Menurutnya, kesalahpahaman itu sebenarnya sudah sempat diredakan. Namun entah hal apa yang terjadi kemudian pengeroyokan tidak terelakan kepada sejumlah tukang parkir hingga satu dari tiga orang meninggal dunia.
"Sudah sempat berdamai, tapi ada kesalahpahaman lagi lah," kata dia.
Untuk para tukang parkir dan kuli panggul, lanjut Kardi, sudah lama berada di sana sehingga mereka sebenarnya ada yang saling mengenal. Atas kasus ini, kepolisian pun tengah melakukan pengejaran kepada terduga tersangka pelaku pengeroyokan hingga meninggal tersebut.
"Kalau tersangka sudah ada dalam tahan pengejaran inisialnya kita sudah ada," paparnya.
Sebelumnya, peristiwa penyerangan menggunakan senjata tajam terjadi di kawasan Pasar Induk Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Sabtu (24/10/2026) sore. Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 17.50 WIB di area Ruko Blok B-2 dekat Bank Mega Pasar Induk Caringin. Kejadian bermula saat para korban sedang bekerja sebagai petugas parkir di lokasi.
Tiba-tiba, kelompok orang tidak dikenal yang diperkirakan berjumlah sekitar 30 orang mendatangi lokasi. Kelompok tersebut langsung menyerang para korban menggunakan senjata tajam, kemudian melarikan diri dari tempat kejadian.
Korban meninggal dunia diketahui bernama FR (22). Sementara itu, korban bernama T (37) berada dalam kondisi kritis, dan korban bernama AS (34) mengalami luka parah di siku kiri serta jari putus. Seluruh korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bandung Kiwari untuk mendapatkan penanganan medis.
