Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tren Wedding 2026: Graha Pos Jadi Favorit di Pusat Kota
Kantor Pusat PT Pos Indonesia. (dok. PT Pos Indonesia)
  • Tren pernikahan 2026 di Bandung menunjukkan pasangan muda lebih memilih venue unik dan fleksibel seperti Graha Pos Indonesia dibanding ballroom hotel konvensional.
  • Graha Pos Indonesia menarik perhatian lewat ballroom berkapasitas besar, fasilitas lengkap, serta harga sewa kompetitif yang ramai diminati di berbagai pameran pernikahan.
  • Perubahan preferensi pasangan membuat Graha Pos menonjol dengan konsep ruang multifungsi dan lokasi strategis, menjadikannya favorit untuk acara pernikahan hingga aktivitas urban.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN TimesTren pernikahan di Kota Bandung terus mengalami pergeseran memasuki 2026. Pasangan milenial hingga Gen Z kini lebih memilih venue dengan karakter unik, lokasi strategis, dan fleksibilitas ruang dibanding ballroom hotel konvensional.

Data dari platform undangan digital Wevitation menunjukkan tren destination wedding di Bandung meningkat sepanjang 2025–2026. Fenomena ini turut mendorong venue heritage seperti Graha Pos Indonesia semakin diminati.

Terletak di pusat kota dan berdekatan dengan Gedung Sate, Graha Pos menawarkan kombinasi lokasi premium dan nilai historis yang menjadi daya tarik tersendiri bagi calon pengantin.

1. Ballroom kapasitas besar jadi daya tarik utama

Wedding Expo Resonate 2025 (Dok. IDN Times)

Salah satu keunggulan Graha Pos Indonesia adalah Ballroom Mas Soeharto di lantai 8 yang mampu menampung hingga 1.000 orang untuk format standing party dan sekitar 800 orang untuk seated dining.

Fasilitasnya cukup lengkap, mulai dari sistem tata suara dan pencahayaan, area parkir basement, hingga genset sebagai cadangan listrik. Selain ballroom utama, tersedia juga beberapa ruang tambahan seperti Ruang Anyelir, Ruang Chrysant, ruang VIP, hingga area selasar yang bisa disesuaikan dengan rangkaian acara pernikahan.

Fleksibilitas ini menjadi nilai jual utama, terutama bagi pasangan yang ingin konsep acara lebih personal dan tidak kaku.

2. Harga kompetitif dan ramai peminat di pameran

Venue wedding (bridestory.com)

Minat terhadap venue ini terlihat dari tingginya jumlah pengunjung di berbagai pameran pernikahan. Pada ajang Superstar Wedding Exhibition, booth Pos Properti Indonesia mencatat lebih dari 3.000 pengunjung hanya dalam dua hari.

Salah satu penawaran yang menarik perhatian adalah harga sewa Rp40 juta, lebih rendah dari harga normal Rp45 juta untuk pemesanan langsung di lokasi.

Antusiasme serupa juga terlihat saat Graha Pos Indonesia mengikuti Heritage Wedding Bride 2026 awal tahun ini. Booth mereka kembali dipadati calon pengantin yang mencari venue strategis di pusat kota.

3. Tren bergeser, pasangan cari venue fleksibel dan berkarakter

Venue wedding (bridestory.com)

Chief Commercial Officer PT Pos Properti Indonesia, Aldhita Prayudhiputra, menyebut perubahan preferensi pasangan kini semakin terasa.

Menurutnya, calon pengantin lebih selektif dalam memilih venue yang tidak hanya strategis, tetapi juga mampu menyesuaikan kebutuhan acara.

“Kami melihat pasangan kini lebih selektif. Karena itu, ruang-ruang yang ada dirancang agar bisa menyesuaikan berbagai kebutuhan acara,” ujarnya.

Selain untuk pernikahan, Graha Pos Indonesia juga difungsikan sebagai ruang multifungsi dengan fasilitas coworking space, gaming hub, hingga area F&B. Hal ini membuatnya tetap relevan sebagai ruang aktivitas urban di pusat Kota Bandung.

Dengan kombinasi lokasi, kapasitas besar, dan fleksibilitas ruang, Graha Pos Indonesia menjadi salah satu pilihan venue heritage yang dilirik pasangan muda untuk menggelar pernikahan di 2026.

Editorial Team