Cirebon, IDN Times - Bank Indonesia mencatat kebutuhan uang tunai masyarakat di wilayah Ciayumajakuning pada periode Ramadan dan Idulfitri 2026 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.
Dalam program Semarak Rupiah Ramadan dan Idulfitri (SERAMBI), realisasi kebutuhan uang tercatat sebesar Rp3,97 triliun atau mencapai 102,06% dari proyeksi, lebih rendah dibanding 2025 yang mencapai Rp4,18 triliun atau 102,23 persen.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, mengatakan penurunan tersebut mencerminkan mulai bergesernya pola transaksi masyarakat ke arah digital, meski kebutuhan uang tunai saat momen Lebaran masih tetap tinggi.
“Secara tahunan, kebutuhan uang tunai pada 2026 menurun 5,16 persen atau sekitar Rp216 miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian, realisasi masih berada di atas proyeksi, yang menunjukkan permintaan masyarakat tetap kuat,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
