Inin Nastain IDN Times/ proses perbaikan jalan Tol Cipali
Head of Corporate Communications Astra Infra, Deddy Pradityo Opficon, menyampaikan secara akumulatif volume lalu lintas selama Nataru berada di atas rata-rata harian. Menurutnya, kondisi ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat dan tetap terjaganya daya beli untuk perjalanan domestik.
“Tingginya pergerakan kendaraan biasanya sejalan dengan meningkatnya aktivitas di rest area, sektor pariwisata, kuliner, dan UMKM di sekitar koridor Tol Cipali,” ujarnya, Rabu (7/1/2026).
Dari sisi pengelolaan, Astra Infra memastikan operasional tol tetap berjalan optimal di tengah lonjakan trafik. Pengaturan lalu lintas, kesiapan transaksi di gerbang tol, serta layanan rest area dioptimalkan untuk menjaga kelancaran. Meski kepadatan sempat terjadi pada waktu-waktu puncak, arus lalu lintas secara umum masih dapat dikendalikan.
Secara lebih luas, tingginya volume kendaraan di Tol Cipali selama Nataru 2025/2026 menjadi indikator penting bagi dinamika ekonomi regional. Koridor ini bukan hanya jalur mudik dan wisata, tetapi juga tulang punggung distribusi barang antarprovinsi.
"Lonjakan mobilitas akhir tahun memberi sinyal bahwa pergerakan kelas menengah dan aktivitas perjalanan domestik masih menjadi penopang utama ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global," tutupnya.