Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tim Persib Siap Menyaksikan Laga Persebaya Sambil Ngopi di Kafe
Pelatih Bojan Hodak Dalam pre match press conference (PERSIB.co.id/Barly Isham)

Bandung, IDN Times - Persib Bandung hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk bisa memastikan gelar juara. Sayang, laga melawan Malut United Persib justru harus tumbang sehingga kemeriahan Bobotoh akhir pekan kemarin tertunda.

Meski demikian, Pangeran Biru masih bisa menjuarai BRI Liga 1 musim 2024/2025 tanpa bertanding asalkan dalam laga Persik vs Persebaya, Bajul Ijo gagal meraih kemenangan. Sebab, saat ini perbedaan poin keduanya mencapai 11. Ketika gagal menang, maka sudah dipastikan Persib akan juara meski pertandingan masih menyisakan tiga laga.

Pelatih Persib Bojan Hodak mengatakan, kemenangan yang gagal diraih di Malut tak jadi masalah karena sisa laga masih ada tiga dan dua di antaranya akan digelar di Kota Bandung. Menurutnya, kekalahan Persib tak jadi soal karena dia dan para pemain bisa saja tetap menjadi pemenang liga ketika Persebaya juga gagal memetik tiga poin dalam pertandingan berikutnya,

"Mungkin kami kalah hari ini, tapi kalau Persebaya tidak mengalahkan Kediri, kami tetap jadi juara dan kami bisa rayakan sambil ngopi di kafe. Mungkin kami bahkan tidak perlu menentukan hingga pertandingan terakhir, tapi semuanya masih terbuka," ujar Bojan usai laga melawan Malut.

Laga antara Persik dan Persebaya sendiri akan digelar pada Senin (7/5/2025). Laga ini sangat dinantikan bukan hanya pendukung Persebaya, tapi juga pendukung Persib.

1. Siap memenangkan laga hingga musim berakhir

Pelatih dan pemain PERSIB mengapresiasi dukungan Bobotoh pada sesi latihan (PERSIB.co.id/Sutanto Nurhadi Permana)

Dalam tiga pekan ke depan, Persib akan menghadapi Barito (kandang), Persita (tandang), dan Persis (kandang). Perbedaan 11 poin dengan tim lawan jelas menjadi kuntungan sendiri untuk Maung Bandung.

Meski demikian, Bojan memastikan tetap menyiapkan tim paling baik agar mampu memenangkan semua laga tersisa. Dia ingin menambah poin lebih banyak dan menjadi catatan baik untuk tim ini.

"Kami ingin memenangkan semua pertandingan sampai akhir. Ya, Dewa imbang hari ini. Itu bagus buat kami, tapi kami tetap ingin menang di tiap pertandingan. Pada akhirnya, kami juga mendapat bonus untuk setiap pertandingan, jadi kami akan fokus ke laga berikutnya.

2. Minta dukungan penuh Bobotoh

Dok. Humas Pemkot Bandung

Dalam laga menjamu Barito di Stadion GBLA akhir pekan ini, pelatih asal Kroasia ini meminta dukungan penuh Bobotoh. Dengan penuhnya stadion maka tidak akan mudah untuk lawan bermain baik.

Ketika pemain lawan dan ada banyak nyanyian yang memberikan dukungan untuk tim tuan rumah maka mereka tidak akan terbiasa dengan atmosfer tersebut.

"Jadi ini adalah keuntungan kami saat main di kandang, dan saya harap kami bisa memanfaatkannya dengan baik," kata dia.

3. Pesta untuk pendukung Persib tertunda

Persib jumpa Malut United (Dok. Persib)

Bobotoh serta publik sepakbola Bandung dan Jawa Barat masih harus bersabar menunggu kepastian juara Persib di Liga 1 2024/25. Sebab, tim asuhan Bojan Hodak belum mampu mengunci gelar juara setelah dikalahkan. Pesta juara yang sudah disiapkan Bobotoh, termasuk yang menyaksikan pertandingan lewat acara nonton bareng di sejumlah titik di Kota Bandung pun harus tertunda. Namun, sejumlah ruas jalan di Kota Bandung, seperti Jalan Sulanjana dan Ir. H. Djuanda (Dago), serta Jembatan Pasupati tetap sempat dipadati Bobotoh yang pulang nobar.

Di sejumlah lokasi nobar, Bobotoh tampak antusias memberikan dukungan untuk tim kebanggaannya. Di Summarecon Mall Bandung, striker absen yang absen, David da Silva dan asisten pelatih penjaga gawang I Made Wirawan berbaur dengan ratusan Bobotoh yang memadati lokasi Nobar Biru: Road to Champions. Kendati pesta harus tertunda, peserta Nobar Biru tetap optimis PERSIB bisa melakukan back to back juara.

Keyakinan Bobotoh akan segera tibanya kepastian PERSIB juara disampaikan Gunawan (28), Bobotoh asal Cibaduyut yang menyaksikan Nobar Biru di Dapur & Kopi. Ia mengaku tetap optimistis Maung Bandung bisa juara liga.

Editorial Team