Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tertimbun Longsor Curug Cileat Subang, Dua Pendaki Ditemukan Meninggal
Ilustrasi longsor (IDN Times/Sukma Shakti)

  • Dua pendaki bernama Winda Lianbong dan Alda Apriliani ditemukan meninggal akibat tertimbun longsor di kawasan Curug Cileat, Subang, setelah pencarian intensif oleh Tim SAR gabungan.
  • Operasi pencarian melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat dengan dukungan drone thermal dan perlengkapan evakuasi hingga seluruh korban berhasil dievakuasi.
  • Longsor terjadi pada Jumat sore saat hujan deras mengguyur wilayah Cisalak; dari lima pendaki yang ada, dua meninggal dunia sementara tiga lainnya berhasil selamat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
15 Mei 2026

Tanah longsor terjadi di kawasan Curug Cileat, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Subang sekitar pukul 14.30 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Lima pendaki berada di lokasi, dua di antaranya dinyatakan hilang dan tiga lainnya selamat.

16 Mei 2026

Pukul 07.30 WIB tim SAR gabungan melaksanakan briefing dan pembagian tugas pencarian. Pukul 08.00 WIB dilakukan assessment area menggunakan drone thermal untuk mempercepat pencarian korban.

16 Mei 2026

Korban pertama Winda Lianbong ditemukan pukul 11.23 WIB, disusul penemuan korban kedua Alda Apriliani tidak jauh dari lokasi kejadian. Seluruh korban dievakuasi pada pukul 12.59 WIB dan operasi SAR diusulkan ditutup setelah evaluasi pukul 13.10 WIB.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Dua pendaki yang sebelumnya dilaporkan hilang akibat longsor di kawasan Curug Cileat, Subang, ditemukan meninggal dunia setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan.
  • Who?
    Kedua korban bernama Winda Lianbong (20 tahun) dan Alda Apriliani (22 tahun). Operasi pencarian dipimpin Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, bersama unsur SAR gabungan.
  • Where?
    Peristiwa terjadi di kawasan wisata alam Curug Cileat, Kampung Cibago, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
  • When?
    Longsor terjadi pada Jumat, 15 Mei 2026 sekitar pukul 14.30 WIB. Kedua korban ditemukan pada Sabtu pagi hingga siang hari, 16 Mei 2026.
  • Why?
    Bencana tanah longsor dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Cisalak dan sekitarnya pada saat kejadian.
  • How?
    Pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan menggunakan drone thermal untuk pemetaan area. Setelah ditemukan, kedua korban dievakuasi ke rumah duka dan operasi SAR ditutup usai evaluasi pukul 13.10 WIB.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada dua orang naik gunung di Curug Cileat, namanya Winda dan Alda. Hujan turun deras sekali sampai tanahnya longsor. Mereka ketimbun tanah dan hilang. Banyak tim datang cari pakai drone dan alat-alat. Setelah dicari lama, mereka ditemukan tapi sudah meninggal. Sekarang semua korban sudah dibawa ke rumahnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun peristiwa longsor di Curug Cileat menelan korban jiwa, operasi pencarian menunjukkan koordinasi dan dedikasi luar biasa dari berbagai unsur SAR. Dengan penggunaan teknologi seperti drone thermal dan kerja sama lintas instansi hingga masyarakat setempat, seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dengan cepat serta penuh tanggung jawab.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Subang, IDN Times - Dua orang korban bencana tanah longsor yang terjadi di kawasan Curug Cileat, RT 14/RW 04, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Jumat (15/5/2026), ditemukan oleh Tim SAR Bandung, dalam kondisi meninggal.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana mengatakan, keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal setelah dilakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan dari berbagai instansi dan potensi SAR.

"Pada pukul 07.30 WIB tim SAR gabungan melaksanakan briefing dan pembagian tugas pencarian. Selanjutnya pukul 08.00 WIB dilakukan assessment area menggunakan drone thermal untuk mempercepat proses pencarian korban," ujar Ade Dian Permana, Sabtu (16/5/2026).

1. Tim SAR langsung mengevakuasi korban

Ilustrasi Jenazah. (IDN Times/Esti Suryani)

Korban pertama atas nama Winda Lianbong (20), ditemukan pada pukul 11.23 WIB di koordinat 6°46'37.2"S 107°45'07.7"E. Tidak jauh dari lokasi kejadian, tim kemudian menemukan korban kedua atas nama Alda Apriliani (22).

"Setelah kedua korban berhasil ditemukan, tim SAR gabungan langsung melaksanakan proses evakuasi menuju rumah duka. Seluruh korban telah berhasil dievakuasi pada pukul 12.59 WIB," kata dia.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi diusulkan ditutup setelah pelaksanaan briefing dan evaluasi pada pukul 13.10 WIB. Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuan masing-masing. Adapun unsur yang terlibat dalam operasi SAR terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, Damkar, Tagana, unsur kesehatan, relawan, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat.

2. Ada tiga orang yang selamat

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Mia Amalia)

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan menggunakan sejumlah alut pendukung di antaranya kendaraan operasional Basarnas, motor trail, ambulans, palsar mountaineering, drone thermal, alat komunikasi, serta perlengkapan APD personal.

Sebelumnya, dua orang bernama Alda Apriliani, warga Cikampek, Karawang, dan Winda Limbong, warga Kosambi, Karawang, dikabarkan hilang tertimbun longsor di kawasan wisata alam Curug Cileat, Kampung Cibago, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

3. Longsor diduga terjadi karena intensitas hujan yang tinggi

Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Sukma Shakti)

Berdasarkan keterangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang, peristiwa bencana alam longsor di wilayah tersebut terjadi pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB, di mana wilayah Kecamatan Cisalak dan sekitarnya tengah diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi.

Saat itu ada sebanyak lima orang rombongan pendaki yang tengah berada di lokasi tersebut. Dari lima orang ini, dia diantaranya dinyatakan hilang sementara tiga lainnya dalam kondisi selamat, yaitu Sinta Bela (28) warga Kosambi Karawang, Sari Nengsih, (25), dan Sulistia (20). Kedua orang terakhir merupakan warga Cikampek Karawang.

Editorial Team