Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_20251217_095953.jpg
Fasilitas Teras Cihampelas Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

Intinya sih...

  • Pembongkaran Teras Cihampelas menunggu arahan dan izin resmi dari Pemerintah Kota Bandung.

  • Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mendukung penuh pembongkaran Teras Cihampelas karena dianggap jelek secara estetika.

  • Teras Cihampelas menghalangi pandangan dan perekonomian pedagang serta hotel di sekitarnya, sehingga perlu segera dibongkar.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Pemkot Bandung tengah mencarikan tempat untuk relokasi sementara para pedagang yang selama ini berjualan di Teras Cihampelas. Mereka rencananya akan dipindahkan ketika fasilitas umum tersebut dibongkar.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, rencana pembongkaran Teras Cihampelas sebelumnya telah dibahas dalam dialog bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Meski terdapat wacana penyerahan pengelolaan ke Pemprov, proses pembongkaran tetap harus mendapatkan izin dari Pemerintah Kota Bandung.

Saat ini, akses di bagian atas Teras Cihampelas telah ditutup. Para pelaku UMKM yang sebelumnya berjualan di atas akan diarahkan untuk beraktivitas di area bawah. Pemkot Bandung memastikan relokasi dilakukan dengan menyiapkan lokasi khusus agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.

“UMKM di atas kita arahkan ke bawah. Bukan ke trotoar, tapi ke tempat khusus yang kita siapkan,” ujar Farhan melalui siaran pers dikutip IDN Times, Selasa (13/1/2026).

1. Pembongkaran masih tunggu arahan

Fasilitas Teras Cihampelas Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

Selain itu, Pemkot Bandung telah melakukan pembersihan area pedestrian, termasuk tiang dan fasilitas penerangan. Seluruh lampu pedestrian dipastikan sudah kembali menyala sehingga area atas dan bawah aman dilalui masyarakat.

Sebagai bagian dari penataan kawasan, Pemkot Bandung juga menyiapkan pengembangan Taman Kolong Jembatan Pasupati. Area tersebut akan diarahkan menjadi salah satu destinasi wisata kuliner dan ruang publik baru bagi warga dan wisatawan.

“Kolong Pasupati, khususnya di belakang taman yang sudah ada, akan kita jadikan salah satu tempat wisata kuliner,” ungkap Farhan.

Saat ini, rencana tersebut masih terus dibahas bersama sejumlah pihak terkait, termasuk perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya. Waktu pelaksanaan pembongkaran Teras Cihampelas masih menunggu rampungnya seluruh perizinan.

“Pelaksanaannya tergantung izin. Kita ingin semuanya sesuai aturan,” ungkapnya.

2. Gubernur Dedi dukung penuh pembongkaran

Fasilitas Teras Cihampelas Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendukung upaya Pemkot Bandung membongkar Teras Cihampelas yang sebelumnya dibangun pada zaman Wali Kota Ridwan Kamil. Dedi pun menilai secara estetika, bangunan di atas jalan raya ini jelek.

Dedi mengatakan, dorongan untuk pembongkaran ini sudah disampaikannya sejak lama, sebelum akhirnya Wali Kota Bandung, Farhan menyampaikan akan membongkar bangunan tersebut.

"Oh, iya. Kan saya sudah dari dulu meminta Pak Wali. Saya kan langganan lewat situ tiap hari," ujar Dedi saat ditemui di Gedung Sate, Rabu (17/12/2025).

Menurutnya, ekonomi wilayah Cihampelas itu sudah terbentuk tanpa adanya teras seperti saat ini. Mulai dari adanya pusat perbelanjaan modern, hotel serta beberapa pedagang suvenir yang ada di wilayah itu.

"Jadi begini deh boleh saya sebagai warga Kota Bandung loh, KTP saya Kota Bandung bukan sebagai gubernur. Kan Cihampelas itu ekonominya sudah mapan. Ada hotel, ada Ciwalk, kemudian ada outlet-outlet, dan restoran ekonominya udah dari dulu tumbuh," tuturnya.

3. Pedagang dan hotel serta pusat perbelanjaan modern terhalang teras

Kondisi terbaru Teras Cihampelas Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

Akan tetapi, setelah adanya teras tersebut perekonomian pedagang sebelumnya tidak terlihat dan terhalang oleh besi yang menjadi penopang bangunan di sepanjang jalan. Selain itu, secara estetika juga tidak bagus.

"Justru dengan adanya Teras Cihampelas ini, mereka itu menjadi tidak kelihatan. Hotel tidak kelihatan, Ciwalk tidak kelihatan, toko-toko tidak kelihatan. Walaupun di cat kanan kiri berwarna, tetap aja besi-besi itu menjadi penghalang pandangan dan membuat estetika menjadi rusak," katanya.

Dengan kondisi itu, Dedi mendukung penuh Pemkot Bandung agar segera membongkar seluruhnya Teras Cihampelas agar jalan tetap terlihat, dan bangunan hotel serta toko-toko tidak terhalang besi dari teras.

"Jadi, kalau saya sih ke Pak Wali sudah bongkar. Enggak ada pilihan. Karena gini, kalaupun misalnya nanti dibikin lagi, dicat lagi, di atas lagi, dibikin jualan lagi, enggak akan lama bertahannya. (Secara estetika) Goreng (jelek)," katanya.

Editorial Team