Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tekan Konsumsi BBM, ASN Majalengka Bakal WFH Tiap Senin
ilustrasi WFH (pexels.com/Polina Tankilevitch)
  • Pemkab Majalengka akan menerapkan WFH bagi ASN eselon 4 ke bawah setiap Senin mulai April 2026, dengan aturan ketat agar pelayanan publik tetap berjalan normal.
  • Kebijakan WFH ini dirancang untuk menekan konsumsi BBM, mengingat sekitar 17 ribu ASN diharapkan bisa menghemat bahan bakar satu hari setiap pekan.
  • ASN yang WFH tetap dipantau melalui aplikasi real-time dan wajib menyelesaikan tugas dari kepala OPD masing-masing demi menjaga kinerja tetap optimal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Majalengka, IDN Times — Pemerintah Kabupaten Majalengka siap menjalankan pola kerja Work From Home (WFH) bagi ASN awal April 2026. Nantinya, sebagian ASN berkesempatan dari rumah alias WFH setiap Senin. Namun, tidak semua ASN dapat melakukan kebijakan ini. Hanya pegawai dengan golongan eselon 4 ke bawah dan dengan aturan cukup ketat yang akan menjalankan kebijakan tersebut.

Kebijakan ini akan dilakukan bukan tanpa alasan. Keputusan diambil di tengah dinamika global yang berdampak pada potensi ketersediaan BBM. Sehingga Pemkab Majalengka mulai mengatur ulang pola kerja demi efisiensi energi.

1. Gak semua ASN WFH, hanya level tertentu

ilustrasi mengisi bensin (unsplash.com/engin akyurt)

Bupati Majalengka, Eman Suherman, menegaskan bahwa tidak semua ASN bisa menikmati WFH.

Pejabat struktural seperti eselon 2 dan 3 dipastikan tetap masuk kantor, termasuk dirinya, wakil bupati, dan sekda. Sementara WFH hanya berlaku untuk ASN eselon 4 ke bawah, itu pun tetap diatur sesuai kebutuhan.

“Eselon 3 dan 2 tidak WFH. Yang eselon 4 ke bawah saja, itu juga diatur,” kata Eman.

Artinya, pelayanan publik tetap jadi prioritas dan tidak boleh terganggu oleh kebijakan ini.

2. WFH jadi strategi tekan konsumsi BBM

ilustrasi seseorang wfh (unsplash.com/Tommy Texter)

Di balik kebijakan ini, ada tujuan besar: menghemat penggunaan BBM. Dengan total sekitar 17 ribu ASN, Pemkab memperkirakan jika sebagian besar bekerja dari rumah, konsumsi bahan bakar bisa ditekan signifikan.

Sederhananya, jika ASN biasanya membeli bensin untuk lima hari kerja, kini hanya empat hari. Artinya, ada satu hari tanpa konsumsi BBM setiap pekannya.

“Setidaknya ada satu hari mereka tidak membeli bensin,” ujar Eman.

Meski belum dihitung secara detail, pengurangan ini diharapkan bisa berdampak pada efisiensi anggaran secara keseluruhan.

3. Tetap kerja, ASN WFH bakal dipantau

Ilustrasi Hari Senin (idn.freepik.com)

Meski bekerja dari rumah, bukan berarti ASN bisa santai. Pemkab sudah menyiapkan sistem untuk memastikan kinerja tetap berjalan.

Setiap ASN tetap wajib menyelesaikan tugas dari kepala OPD masing-masing. Bahkan, ada aplikasi yang bisa memantau posisi dan aktivitas kerja ASN secara real-time.

“Ada aplikasi untuk mengetahui di mana posisinya dan mengerjakan apa,” jelas Eman.

WFH ini sendiri dijadwalkan rutin setiap hari Senin, sesuai Surat Edaran Bupati Majalengka. Namun, unit layanan publik tetap diwajibkan bekerja normal agar pelayanan ke masyarakat tidak terganggu.

Jadi, meski terlihat fleksibel, WFH di Majalengka tetap serius—fokus pada efisiensi tanpa mengorbankan kinerja.

Editorial Team