Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260127-WA0016.jpg
Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban longsor di Dusun Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Intinya sih...

  • Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM menanggapi permintaan Wakil Presiden, Gibran Rakbuming Raka soal mengusut alih fungsi lahan yang menyebabkan longsor di Cisarua.

  • Dedi memastikan jika benar masyarakat biasa yang melakukan alih fungsi, ada baiknya dibina dan diedukasi untuk menjaga alam didekat tempat tinggalnya tersebut.

  • Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkab Bandung Barat untuk menjaga kesehatan khususnya masyarakat lanjut usia, disabilitas, ibu menyusui, perempuan, dan anak-anak.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM turut menanggapi permintaan Wakil Presiden, Gibran Rakbuming Raka soal mengusut alih fungsi lahan yang menyebabkan longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat hingga mengakibatkan puluhan korban tertimbun.

Pernyataan itu disampaikan Gibran saat mengunjungi lokasi longsor pada Minggu (25/1/2026). Dedi mengatakan, mengusut dugaan alih fungsi ini harus dilihat terlebih dahulu apakah ada korporasi di dalamnya atau perorangan. Namun, jika benar masyarakat harus dipertimbangkan dengan baik

"Ya tinggal ahli fungsi lahannya korporasi apa perorangan, kan gitu loh. Nah, kalau penindakan, ya apakah orang-orang yang mohon maaf ya masyarakat kelas menengah ke bawah mau kita adili kan masyarakat biasa? Kalau itu korporasi harus ditindak, gitu loh," kata Dedi di Gedung Pakuan, Selasa (27/1/2026).

1. Masyarakat awam jangan sampai ditindak

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban longsor di Dusun Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dedi memastikan, jika memang benar masyarakat biasa yang melakukan alih fungsi, ada baiknya dibina dan diedukasi untuk menjaga alam didekat tempat tinggalnya tersebut, bukan justru nantinya diberikan tindakan secara hukum.

"Kalau perorangan masyarakat awam dan karena kebutuhan justru bukan ditindak tetapi dikasih pekerjaan baru agar mereka tidak melakukan alih fungsi," katanya.

2. Data pemilik tanah di lokasi longsor masih ditelusuri

Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban longsor di Dusun Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Mengenai tanah area longsor Cisarua apakah masyarakat memiliki dokumen legal atau seperti apa, Dedi memastikan belum mengetahui secara pasti, hanya saja berdasarkan data yang dimilikinya wilayah tersebut dulunya merupakan hutan.

"Iya, kalau kita mau jujur asalnya dulu tanah hutan. Gimana itu bisa berubah menjadi milik perorangan atau milik perusahaan? Itu saja dulu," kata Dedi.

3. Minta Pemprov Jabar perhatikan pengungsi

(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Untuk diketahui, selain meminta aktor alih fungsi lahan di Cisarua, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkab Bandung Barat untuk menjaga kesehatan khususnya masyarakat lanjut usia, disabilitas, ibu menyusui, perempuan, dan anak-anak.

"Petugas kesehatan harus ada dan tepat sasaran," kata dia Gibran, Minggu (25/1/2025).

Editorial Team