Tahapan wawancara bisa menjadi hal yang mendebarkan ketika kamu baru pertama kali mengikuti seleksi beasiswa. Secara tahapan, seleksi wawancara biasanya diletakkan paling akhir sebelum kandidat dinyatakan lulus dan sah menjadi penerima beasiswa.
Kandidat akan berhadapan langsung dengan panel interview yang menggandeng pihak penyelenggara beasiswa, akademisi, dan psikolog dalam satu ruangan untuk menggali lebih dalam background kandidat, visi misi, tujuan, dan minat mereka mengapa ingin mengikuti seleksi beasiswa.
Proses wawancara ini bukan hanya sebagai penilaian akhir, tetapi juga sebagai kesempatan bagi kandidat untuk memberikan gambaran pribadi yang lebih lengkap dari apa yang sudah dituliskan di aplikasi dokumen lamaran beasiswa.
Panel interview seringkali mengajukan pertanyaan yang mendalam untuk mengevaluasi kematangan, komitmen, dan alasan yang mendasari keinginan kandidat untuk mendapatkan beasiswa. Namun, jangan khawatir. Terlepas daripada itu semua, kamu masih punya kesempatan untuk bisa memukau mereka dengan jawaban yang mengesankan.
Salah satu teknik yang bisa kamu gunakan dalam menjawab pertanyaan saat seleksi wawancara beasiswa adalah teknik SOAR. Cara menjawab pertanyaan dengan teknik Strength, Obstacle, Action, dan Result (SOAR) merupakan strategi yang dapat membantu kamu untuk menyampaikan jawaban yang komprehensif dan memukau pihak pewawancara. Seperti apa contoh penerapannya? Berikut ulasannya!
