Bandung, IDN Times - Simbol anarko, atau huruf A dalam lingkaran kembali dibuat seorang oknum yang juga ikut dalam aksi massa di depan kantor DPRD Jawa Barat, Selasa(24/9). Belum diketahui dari mana oknum tersebut berasal.
Dari informasi yang dihimpun, seorang pria yang mengenakan jaket dengan emblem hitam putih di bagian lengan sebelah kiri dan bendera hitam melekat di lengan bagian kanan menggambar simbol Anarko di seng yang berada depan sebuah gedung dekat DPRD Jabar. Pria ini mengenakan topi, kacamata, serta menggendong tas.
Pria itu membawa cat semprot hitam dan mulai mencoret dinding seng. Dalam aksinya dia menuliskan tulisan 'Rakyat Bersatu Tak Bisa Dikalahkan'. Kemudian di samping tulisan itu, ia membentuk huruf A dalam lingkaran.
Seperti diketahui, huruf A dalam lingkaran mengidentikan diri dengan kelompok anarko. Kelompok ini sempat terlibat kegaduhan saat peringatan Mayday 2019. Dalam aksinya, massa yang ikut dalam peringatan hari buruh juga mencorat-coret sejumlah dinding dengan logo huruf A dalam lingkaran.
Berbeda dengan aksi yang dilakukan kemarin, ribuan massa ini mayoritas tidak menggunakan jas almamater dari masing- masing kampus. Mereka lebih banyak menggunakan pakaian hitam-hit dengan cadar yang menutupi sebagian wajah.
Dari pantauan IDN Times, selain perwakilan mahasiswa terdapat juga siswa dari kalangan sekolah menengah atas (SMA). Itu terlihat dari pakaian yang dikenakan mereka. Selain itu para siswa ini pun membawa sejumlah spanduk bertuliskan, hapus ujian nasional, hapus sistem ranking, dan kembalikan kebebasan akademik.
Setelah melalukan orasi di depan DPRD Jabar, sekitar pukul 11.50 WIB ribuan massa ini membubarkan diri dahulu karena akan melaksanakan ibadah salat dzuhur. Mereka pun berjanji akan datang kembali memenuhi jalan di depan DPRD Jabar sekitar pukul 13.00 WIB.
