Cirebon, IDN Times - Hampir separuh penduduk bekerja di Kota Cirebon berstatus sebagai buruh, karyawan, atau pegawai. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menunjukkan, proporsi pekerja berusia 15 tahun ke atas dengan status tersebut mencapai 45,69% pada 2025.
Angka ini berada di atas rata-rata provinsi sebesar 42,02 persen, namun masih lebih rendah dibandingkan sejumlah kota besar lain di Jawa Barat.
Kepala BPS Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, mengatakan tingginya proporsi pekerja berstatus buruh di wilayah perkotaan berkaitan dengan karakter ekonomi yang berkembang.
Kota dengan basis industri, perdagangan, dan jasa cenderung menyerap tenaga kerja dalam hubungan kerja formal lebih besar.
"Wilayah perkotaan memiliki konsentrasi kegiatan ekonomi formal yang lebih tinggi, sehingga penyerapan tenaga kerja sebagai buruh atau karyawan juga meningkat," ujar Margaretha, Selasa (5/5/2026).
