Bandung, IDN Times - Jelang satu tahun kepemimpinan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan pada 20 Februari 2026, mendatang ternyata masih banyak narasi besar tentang perubahan yang dinantikan masyarakat. Sementara, Farhan masih berargumen jika pada tahun pertama kepemimpinanannya menjadi dasar untuk “meletakkan fondasi” pembangunan dan perubahan Kota Bandung.
Narasi ini ia sampaikan di tengah beragam kritik publik yang menilai perubahan di tingkat akar rumput belum terasa signifikan. Farhan mengakui dinamika tersebut sebagai bagian tak terpisahkan dari kepemimpinan politik di kota besar seperti Bandung.
“Saya menyadari saya punya banyak kekurangan. Ada kritik, ada fitnah, ada yang ngaraco. Tapi itu hal biasa,” ujarnya.
