Bandung, IDN Times - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Indonesia menjadi persoalan di mana sistem zonasi membuat banyak orang tua siswa berlaku curang. Tak sedikit yang menitipkan anaknya pada kartu keluarga masyarakat dekat dengan sekolah tertentu. Alhasil warga sekitar yang lebih berhak tak sedikit yang justru gagal masuk sekolah.
Persoalan ini pun mendapat perhatian dari mantan Menteri Pendidikan, Anies Baswedan. Bakal calon presiden ini menuturkan bahwa persoalan PPDB yang tak kunjung selesai tiap tahun karena jumlah bangku di sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) tidak sama.
"Salah satu masalahanya karena bangku di sekolah kita ini seperti piramida. Jadi semakin rendah jenjang pendidikannya maskin tinggi, sedangkan makin tinggi jenjangnya baku sekolah semakin sedikit," kata Anies dalam Dialog Rakyat yang digelar di Gedung Sabuga, Kota Bandung, Minggu (6/8/2023).