Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dok IDN Times/Revitalisasi sekolah Sumedang
Dok IDN Times

Intinya sih...

  • PP Persis nilai kebijakan Prabowo tepat sasaranJeje Zaenudin menilai, kebijakan Presiden Prabowo dalam mendorong pendirian USB dan revitalisasi sekolah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara merata.

  • Revitalisasi sekolah jadi investasi masa depan bangsaWamendikdasmen Prof. Atip Latipulhayat menegaskan bahwa pendirian Unit Sekolah Baru dan revitalisasi satuan pendidikan merupakan bentuk konkret pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 7 tentang percepatan pembangunan dan revitalisasi PAUD, pendidikan dasar, dan menengah.

  • Pemda Sumedang sebut sarana layak dukung kualitas belajarWakil Bupati

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sumedang, IDN Times — Program revitalisasi satuan pendidikan dan pendirian Unit Sekolah Baru (USB) yang digulirkan pemerintah pusat kembali mendapat apresiasi. Kali ini datang dari Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) yang menilai kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto menunjukkan keberpihakan nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan nasional.

Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Umum PP Persis, Dr. KH. Jeje Zaenudin, M.Ag, usai peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Unit Sekolah Baru (USB) Persis jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, hingga SMK Tahun 2026. Peresmian berlangsung di Ma’had Al-Asma, Sumedang, Sabtu (24/1/2026), dan dilakukan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Prof. Atip Latipulhayat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Adlia, serta jajaran pengelola pendidikan Persis.

1. PP Persis nilai kebijakan Prabowo tepat sasaran

Dok IDN Times/Revitalisasi sekolah Sumedang

Jeje Zaenudin menilai, kebijakan Presiden Prabowo dalam mendorong pendirian USB dan revitalisasi sekolah merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara merata.

“Atas nama PP Persis dan seluruh kepala sekolah, kami menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kebijakan Presiden Prabowo dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan melalui pendirian sarana dan revitalisasi sekolah,” ujar Jeje.

Menurutnya, alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dalam APBN dapat dimaksimalkan dengan baik karena ditopang oleh arah kebijakan politik nasional yang memiliki perhatian serius terhadap sektor pendidikan.

2. Revitalisasi sekolah jadi investasi masa depan bangsa

Dok IDN Times/Revitalisasi sekolah Sumedang

Di tempat yang sama, Wamendikdasmen Prof. Atip Latipulhayat menegaskan bahwa pendirian Unit Sekolah Baru dan revitalisasi satuan pendidikan merupakan bentuk konkret pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 7 tentang percepatan pembangunan dan revitalisasi PAUD, pendidikan dasar, dan menengah.

“Pembangunan dan revitalisasi sekolah bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun masa depan bangsa. Ini adalah investasi strategis untuk menyiapkan generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing global,” ujarnya.

Ia menjelaskan, instruksi Presiden Prabowo dilatarbelakangi kondisi infrastruktur pendidikan nasional yang masih membutuhkan pembenahan dan modernisasi. Salah satu strategi percepatan yang ditempuh adalah melalui sistem swakelola.

“Strategi Presiden Prabowo melalui swakelola terbukti mempercepat proses pembangunan, dan Alhamdulillah berjalan dengan baik,” kata Atip.

3. Pemda Sumedang sebut sarana layak dukung kualitas belajar

Dok IDN Times/Revitalisasi sekolah Sumedang

Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Adlia menyampaikan bahwa pembangunan dan revitalisasi sarana pendidikan sangat menunjang kegiatan belajar mengajar, sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah membantu pembangunan dan revitalisasi sarana pendidikan di Kabupaten Sumedang,” ujarnya.

Dengan peresmian ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fondasi pendidikan nasional melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya pendidikan yang unggul, berkeadilan, dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Editorial Team