Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Safari Ramadan The Panturas: Dari Konser hingga Bersihkan Surau
Safari Ramadan The Panturas: Dari Konser hingga Bersihkan Surau (Dok. IDN Times)
  • The Panturas menggelar Safari Ramadan dengan konsep unik: tur musik yang disertai aksi sosial seperti bersih-bersih surau dan kegiatan kreatif di berbagai kota Jawa Barat.
  • Kegiatan ini didukung oleh Juicenation yang menyediakan perlengkapan dan memperluas jangkauan acara, sejalan dengan komitmen mereka mendukung gerakan positif anak muda.
  • Keterlibatan langsung The Panturas mendorong penggemar ikut beraksi, menciptakan efek domino positif dan menjadikan musik sebagai sarana kolaborasi serta kontribusi sosial.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Tur musik biasanya identik dengan konser, lampu panggung, dan keramaian penonton. Namun dalam rangkaian Safari Ramadan tahun ini, band surf rock asal Bandung memilih pendekatan yang berbeda dari tur musik pada umumnya.

Alih-alih hanya tampil di panggung, para personel The Panturas mengajak para penggemarnya terlibat dalam kegiatan sosial. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah membersihkan surau di sekitar lokasi acara.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Safari Ramadan yang digelar di beberapa kota di Jawa Barat, seperti Bandung, Garut, Purwakarta, Subang, hingga Sumedang. Program ini tidak hanya menghadirkan hiburan musik, tetapi juga aksi sosial yang melibatkan komunitas lokal.

Penggemar The Panturas yang dikenal dengan sebutan ABK (Anak Buah Kapal) turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka diajak berpartisipasi langsung membantu warga membersihkan fasilitas ibadah di lingkungan sekitar.

1. Tur musik yang juga membawa kegiatan sosial

Safari Ramadan The Panturas: Dari Konser hingga Bersihkan Surau (Dok. IDN Times)

Konsep Safari Ramadan ini menghadirkan pendekatan yang berbeda dari tur musik pada umumnya. Selain tampil menghibur, The Panturas bersama komunitasnya turut melakukan aksi sosial berupa bersih-bersih surau.

Kegiatan tersebut melibatkan para penggemar dan masyarakat setempat di setiap kota yang menjadi lokasi acara. Dengan cara ini, komunitas musik tidak hanya berkumpul untuk menikmati konser, tetapi juga berkontribusi bagi lingkungan sekitar.

Selain aksi bersih-bersih, kegiatan Safari Ramadan juga diisi dengan berbagai aktivitas kreatif yang dekat dengan anak muda, seperti lomba adzan hingga podcast komunitas yang menghadirkan diskusi santai antara musisi dan penggemar.

“Pemilihan The Panturas bukan tanpa alasan. Sebagai band yang memiliki kedekatan emosional kuat dengan pendengar di Jawa Barat, mereka adalah mitra tepat untuk membawa pesan positif,” ujar Brand Manager Juicenation, Putri Widya, saat ditemui Selasa (24/3/2026).

2. Kolaborasi dengan brand untuk mendukung gerakan anak muda

Safari Ramadan The Panturas: Dari Konser hingga Bersihkan Surau (Dok. IDN Times)

Pelaksanaan Safari Ramadan ini juga mendapat dukungan dari Juicenation. Dukungan tersebut membantu memperluas jangkauan kegiatan sehingga bisa digelar di beberapa kota di Jawa Barat.

Menurut Putri Widya, inisiatif yang datang dari komunitas musik dan para penggemar ini dinilai sejalan dengan nilai yang diusung oleh perusahaan.

“Hal ini merupakan implementasi dari nilai perusahaan. Juicenation berkomitmen mendukung penuh aksi nyata yang diinisiasi oleh anak muda Indonesia sebagai bentuk kontribusi nyata kami di tengah masyarakat,” tuturnya.

Melalui kolaborasi ini, berbagai kebutuhan kegiatan seperti perlengkapan kebersihan turut disediakan untuk mendukung aksi bersih-bersih surau bersama warga setempat.

3. Pengaruh musisi dinilai bisa mendorong aksi positif

Safari Ramadan The Panturas: Dari Konser hingga Bersihkan Surau (Dok. IDN Times)

Keterlibatan musisi dalam kegiatan sosial dinilai memiliki dampak besar terhadap para penggemar, terutama di kalangan anak muda yang menjadikan mereka sebagai figur inspirasi.

Dalam kegiatan Safari Ramadan ini, para penggemar tidak hanya hadir sebagai penonton, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial bersama idola mereka.

Putri Widya menilai bahwa keterlibatan langsung para musisi dapat memicu efek domino yang positif di kalangan komunitas penggemar.

“Ketika idola mereka turun tangan membersihkan surau, para penggemar cenderung mengikuti langkah tersebut dan menciptakan efek domino positif di kalangan komunitas,” kata Putri.

Dengan konsep seperti ini, Safari Ramadan tidak hanya menjadi ruang hiburan bagi komunitas musik, tetapi juga menjadi wadah bagi anak muda untuk berkolaborasi, berkreasi, sekaligus berkontribusi bagi lingkungan sekitar.

Editorial Team