Bandung, IDN Times - Indonesia merupakan negara maritim sekaligus dikenal sebagai negara dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia. Namun, kebutuhan garam di dalam negeri masih banyak dipasok dari negara lain.
Persoalan produksi garam yang minim ini coba dipecahkan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) ITB dengan membuat rumah garam di Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Dosen Oseanografi ITB, Dr. Susanna Nurdjaman, S.Si., M.T., menuturkan, selama ini Indonesia masih melakukan impor garam dengan jumlah yang besar, padahal negara ini terkenal dengan julukan sebagai negara maritim.
“Pertanian garam sendiri membutuhkan lahan yang luas dan berpasir. Berangkat dari hal tersebut, kami menginisiasi pembuatan rumah garam yang memanfaatkan energi dari cahaya matahari,” ungkap Dr. Susanna mengutip lama resmi ITB, MInggu (13/8/2023).
