Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
RS Bandung Kiwari Dapat Hibah Server untuk Maksimalkan Pelayanan
RS Bandung Kiwari Dapat Hibah Server Senilai Rp400 Juta. Dok Istimewa
  • IDCloudHost menyerahkan hibah infrastruktur server senilai Rp400 juta kepada RS Bandung Kiwari melalui program AwanCita untuk mendukung digitalisasi layanan kesehatan.
  • Server berkemampuan private cloud ini ditujukan mendukung rekam medis elektronik, keamanan data, kepatuhan regulasi kesehatan, serta pengelolaan teknologi rumah sakit yang lebih terencana.
  • IDCloudHost akan memberikan pendampingan tata kelola dan pengembangan kapasitas teknologi, dengan target dampak pada kemandirian pengelolaan data serta infrastruktur digital layanan publik dalam setahun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
IDCloudHost memberi server senilai Rp400 juta kepada RS Bandung Kiwari. Server ini bisa membantu rumah sakit menyimpan rekam medis elektronik dan menjaga data pasien agar aman. Pemberian ini disaksikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Sekarang, IDCloudHost juga akan membantu rumah sakit belajar mengatur teknologi ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Hibah server bagi RS Bandung Kiwari membuka ruang pengelolaan layanan digital yang lebih terencana, terutama untuk rekam medis elektronik, keamanan data, dan kepatuhan regulasi. Nilai tambahnya terletak pada pendampingan berkelanjutan, sehingga infrastruktur tidak hanya tersedia, tetapi juga dapat dikelola dengan pengetahuan serta kapasitas yang lebih memadai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - IDCloudHost memberikan hibah infrastruktur server senilai Rp400 juta kepada Rumah Sakit Bandung Kiwari melalui program Hibah Teknologi AwanCita. Infrastruktur tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan teknologi digital di sektor layanan kesehatan.

Hibah diserahkan langsung CEO IDCloudHost Alfian Pamungkas Sakawiguna di hadapan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dalam rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) XI BPC HIPMI Kota Bandung di The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung.

"Melalui AwanCita, kami berkomitmen mengakselerasi pertumbuhan dan adopsi teknologi digital di Indonesia, khususnya dalam penggunaan infrastruktur cloud server," kata Direktur IDCloudHost Muhammad Mufid Lutfi dalam keterangan tertulis, Rabu (22/9/2026).

1. Server hibah mendukung private cloud rumah sakit

Ilustrasi rumah sakit (IDN Times/Irma Yudistirani)

Menurut Mufid, dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemanfaatan teknologi digital di sektor layanan publik, termasuk kesehatan. Program ini sekaligus diarahkan untuk mendorong ekosistem bisnis dan industri digital di Indonesia.

Server yang diberikan memiliki kemampuan untuk penyelenggaraan komputasi private cloud. Infrastruktur tersebut disiapkan agar rumah sakit dapat memanfaatkan teknologi berstandar penyedia layanan cloud sekaligus mendukung pemenuhan regulasi nasional.

"Untuk sektor layanan publik seperti rumah sakit, infrastruktur ini dapat mendukung pengelolaan teknologi yang lebih terencana, termasuk kebutuhan rekam medis elektronik, keamanan data, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku," ujarnya.

2. Dukung rekam medis elektronik dan perlindungan data

ilustrasi rumah sakit, dokter, periksa kesehatan, ukur tensi, tekanan darah (pexels.com/Thirdman)

Mufid mengatakan, pemanfaatan infrastruktur tersebut juga diarahkan untuk mendukung implementasi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis.

Selain itu, dukungan tersebut berkaitan dengan ketentuan mengenai pelindungan data pribadi, khususnya dalam pengelolaan data pada layanan kesehatan.

Program AwanCita sendiri tidak hanya menyasar sektor kesehatan. IDCloudHost juga memberikan dukungan kepada penyelenggara layanan publik dan industri rintisan digital melalui berbagai bentuk, mulai dari inkubasi teknologi hingga hibah infrastruktur public cloud maupun cloud on-premise.

"Kami tidak menetapkan batasan kuantitas penerima. Fokus kami adalah memastikan setiap dukungan memberikan dampak pertumbuhan yang nyata dan berkelanjutan," kata Mufid.

Ia menilai penguatan infrastruktur menjadi salah satu aspek penting dalam proses transformasi digital. Menurutnya, digitalisasi tidak cukup hanya dengan membangun aplikasi atau layanan digital, tetapi juga membutuhkan fondasi infrastruktur dan tata kelola yang memadai.

"Perkembangan teknologi digital membutuhkan infrastruktur yang terencana dengan baik dan ditopang SOP yang andal. Fondasi infrastruktur, terutama cloud dan server, menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan," ujarnya.

3. Siapkan pendampingan bagi penerima hibah

ilustrasi rumah sakit, pasien, perawat (pexels.com/RDNE Stock project)

IDCloudHost memastikan dukungan kepada penerima hibah tidak berhenti pada penyerahan infrastruktur. Perusahaan juga akan memberikan pendampingan berupa alih pengetahuan mengenai tata kelola infrastruktur digital dan perencanaan pengembangan kapasitas teknologi.

"Kami siap memberikan pendampingan berkelanjutan berupa transfer pengetahuan mengenai tata kelola infrastruktur digital yang baik, termasuk proyeksi pertumbuhan dan kebutuhan skalabilitas di masa depan," tutur Mufid.

Komitmen tersebut didukung pengalaman IDCloudHost selama 11 tahun dalam mengelola infrastruktur cloud dengan operasional di lebih dari sembilan pusat data di kawasan Asia Tenggara.

Dalam satu tahun ke depan, IDCloudHost menargetkan pemanfaatan hibah tersebut dapat menunjukkan dampak nyata terhadap kemandirian pengelolaan data dan infrastruktur digital di Indonesia, khususnya pada sektor layanan publik.

Mufid mengatakan kemandirian infrastruktur digital menjadi semakin penting seiring pertumbuhan ekonomi digital yang terus berkembang.

"Ibarat sebuah tempat tinggal, kemandirian sejati baru tercipta ketika kita bisa memiliki dan mengelola sendiri tempat yang kita huni. Prinsip yang sama berlaku untuk infrastruktur digital," ujarnya.

Ia menambahkan, penguasaan terhadap infrastruktur digital juga berkaitan dengan posisi Indonesia dalam memanfaatkan potensi ekonomi digital nasional.

"Kita harus siap mengelola dan menguasai infrastruktur sendiri agar bangsa Indonesia tidak sekadar menjadi penonton, melainkan pemilik utama yang memegang kontrol atas potensi ekonomi digital terbesar di negeri ini," jelas Mufid.

Curated For You

Editorial Team

Related Article