Cirebon, IDN Times - Kinerja ekspor Kabupaten Cirebon masih bertumpu pada produk berbahan rotan dan furnitur. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) setempat menilai sektor ini tetap menjadi andalan meski menghadapi tekanan biaya produksi akibat ketergantungan bahan impor.
Kepala Disperdagin Kabupaten Cirebon, Suhartono, menyampaikan nilai ekspor rotan menunjukkan tren yang relatif terjaga dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, ekspor sektor ini tercatat sebesar US$102,79 juta, lalu melonjak menjadi US$156,97 juta pada 2024. Sementara pada 2025, nilainya berada di US$126,84 juta.
“Secara umum masih stabil dan tetap memberikan kontribusi penting terhadap ekspor daerah,” kata Suhartono, Senin (4/5/2026).
