Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_20260210_100547_1.jpg
Seorang pria akhiri hidup dengan loncat dari Jembatan Layang Pasupati, Bandung, Selasa (10/2/2026). Debbie Sutrisno/IDN Times

Intinya sih...

  • Remaja laki-laki 17 tahun ditemukan meninggal di bawah Jembatan Layang Pasupati, Bandung.

  • Aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap kronologi kejadian.

  • Jenazah korban dibawa menggunakan ambulans ke fasilitas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times – Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun ditemukan meninggal dunia di area bawah Jembatan Layang Pasupati atau Kusumaatmadja, Kota Bandung, Selasa (10/2/2026) pagi. Aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap peristiwa tersebut.

Jenazah korban ditemukan di area belakang lapang futsal kawasan Tamansari. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lokasi guna mengetahui kronologi kejadian secara menyeluruh.

Pantauan IDN Times sekitar pukul 10.00 WIB, petugas dari Polsek Bandung Wetan, Inafis Polrestabes Bandung, serta PMI Kota Bandung sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal dan sterilisasi area.

Salah seorang saksi di lokasi, Cahyadi, menyebut korban diketahui datang ke kawasan tersebut menggunakan sepeda motor yang kemudian ditemukan berada di atas jembatan.

“Korban datang bawa motor, motornya ada di atas,” ujar Cahyadi.

Ia juga menyampaikan sempat ada upaya dari petugas yang melintas di sekitar lokasi untuk menghentikan korban. Namun, peristiwa tersebut terjadi dengan cepat.

“Sempat ada yang mau menghentikan, tapi kejadiannya cepat,” kata dia.

Usai proses olah TKP, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans ke fasilitas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut. Hingga berita ini diturunkan, polisi belum menyampaikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kematian dan masih menunggu hasil penyelidikan.

Jika Kamu atau Orang Terdekat Membutuhkan Bantuan

Jika kamu merasa tertekan, cemas berlebihan, atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, kamu tidak sendirian dan bantuan tersedia. Berbicara dengan orang lain bisa menjadi langkah awal yang penting.

Kamu bisa menghubungi berbagai layanan kesehatan atau konsultasi di kota kamu:

  • Layanan Kemenkes RI – Halo Kemenkes 1500-454

  • Layanan Sejiwa 119 ext. 8 (dukungan kesehatan mental)

  • Atau berbicara dengan keluarga, sahabat, atau tenaga profesional terdekat

Mencari bantuan bukan tanda kelemahan, melainkan langkah berani untuk menjaga diri.

Editorial Team