Sukabumi, IDN Times - Harapan puluhan warga untuk berangkat umrah pupus setelah diduga menjadi korban penipuan oleh seorang pimpinan pondok pesantren di wilayah Baros, Kota Sukabumi. Mereka tergiur paket umrah murah, namun keberangkatan tak kunjung terealisasi hingga menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah.
Salah satu korban, Sarah Tiba (47), mengaku awalnya tertarik setelah diajak teman dekatnya yang menawarkan paket umrah dengan harga di bawah pasaran.
“Awalnya diajak sama teman, katanya ada paket murah. Dari Rp20 juta didiskon jadi Rp15 juta. Itu sudah termasuk murah, jadi banyak yang ikut,” ujarnya saat dihubungi IDN Times, Senin (27/4/2026).
Ia menyebut nominal yang disetorkan bervariasi, mulai dari Rp18 juta hingga Rp20 juta per orang. Tawaran tersebut diterima pada akhir 2024.
