Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Puluhan Rumah di Sukabumi Terendam Banjir Bandang
Banjir di Sukabumi (dok IDN Times)

  • BPBD salurkan alat darurat untuk warga: BPBD Kabupaten Sukabumi menyalurkan alat-alat pembersihan lumpur kepada warga terdampak banjir bandang.

  • Air sudah surut, petugas masih lakukan patroli: Meskipun air mulai surut, petugas BPBD tetap melakukan patroli dan pemantauan di sepanjang aliran sungai.

  • Warga diimbau waspada banjir susulan: BPBD mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sukabumi, IDN Times - Banjir bandang menerjang Kampung Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026) malam. Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah warga terendam dan dipenuhi lumpur, terutama di wilayah RW 02 dan RW 03.

Manager Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan banjir bandang terjadi dalam kondisi darurat dengan jumlah rumah terdampak lebih dari 20 unit. Air bercampur lumpur masuk ke rumah warga, memaksa petugas melakukan penanganan cepat di lokasi kejadian.

“Banjir bandang terjadi di Kampung Cikidang RW 02 dan RW 03. Karena kondisi darurat dan rumah yang terdampak lebih dari 20 rumah,” kata Daeng, kepada wartawan.

1. BPBD salurkan alat darurat untuk warga

Banjir di Sukabumi (dok IDN Times)

Untuk membantu proses pembersihan rumah warga yang terdampak, BPBD Kabupaten Sukabumi menyalurkan sejumlah peralatan darurat. Alat-alat tersebut difokuskan untuk membersihkan lumpur yang mengendap di dalam rumah.

“Kebutuhan darurat yang disalurkan sementara berupa alat alkon, cangkul, skop, dan alat pel lantai. Itu untuk membantu warga yang rumahnya kemasukan lumpur,” jelasnya.

2. Air sudah surut, petugas masih lakukan patroli

ilustrasi banjir (pexels.com/Helena Jankovičová Kováčová)

Daeng menambahkan, hingga saat ini kondisi air banjir bandang sudah mulai surut. Meski begitu, petugas BPBD masih melakukan patroli dan pemantauan di sepanjang aliran sungai hingga ke bagian hilir.

“Sekarang air sudah mulai surut. Kami masih patroli dan cek lokasi sampai ke hilir sungai untuk memastikan situasi aman,” ujarnya.

3. Warga diimbau waspada banjir susulan

ilustrasi banjir (pexels.com/Pok Rie)

BPBD mengimbau warga agar tetap waspada, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, mengingat potensi banjir susulan masih bisa terjadi.

"Belum ada informasi sumber dari sungai mana. Sementara petugas masih assessment di TKP. Adapun warga diimbau tetap waspada dari bencana susulan," tutupnya.

Editorial Team