Program Makan bergizi gratis di SDI Tamamaung IV Makassar, Senin (6/1/2025). (IDN Times/Darsil Yahya)
Untuk program MBG, Pemda Majalengka telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5 miliar. Anggaran sebesar itu, dengan asumsi per siswa akan mendapat makan paket Rp10 ribu.
Dalam pelaksanaannya nanti, Dedi menegaskan masih perlu kajian terkait peruntukan. Ditegaskannya, nantinya anggaran dari APBD itu apakah untuk semua jenjang dari TK sampai SMP, atau sebagian dulu.
"Yang dari kita (APBD), saya minta tadi ke Pak Kadisidk, kalau semuanya SMP, SD, sama TK dilakukan, itu hanya cukup untuk 16 Minggu. Makanya saya meminta ke Pak Kadisdik, coba dicek, dianalisis lagi. Apakah hanya untuk level SD, atau dengan SMP," jelas dia.
"Fix mah udah, tapi kalau untuk semua level, hanya 16 minggu," lanjut dia.
Untuk program MBG dengan biaya APBD, lanjut Dedi, nantinya akan melibatkan tenaga dari sekitar sekolah tersebut. Di Kabupaten Majalengka sendiri, jelas dia, sudah dibentuk kelompok Perempuan Kepala Keluarga.
"Kalau dari APBD, kami akan berdayakan BUMDES. Dan pengambilan bahan-bahannya termasuk dengan koperasi. Harus dari daerah kita," jelas dia.
"Yang masaknya, kami maksimalkan kelompok PEKA (Perempuan Kepala Keluarga), yang tersebar di beberapa daerah. Mereka sebetulnya sudah dilatih pelatihan tata boga di tahun-tahun sebelumnya. Itu akan kami manfaatkan," lanjut Pj.