Cirebon, IDN Times - Produksi mangga di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menunjukkan tren menurun dalam beberapa tahun terakhir, dengan penurunan paling tajam terjadi pada 2025.
Kondisi ini menjadi alarm bagi sektor hortikultura daerah, mengingat mangga merupakan salah satu komoditas unggulan yang menopang ekonomi petani lokal.
Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, produksi mangga pada 2022 tercatat sebesar 43.351,50 ton dan sedikit turun menjadi 43.099,74 ton pada 2023.
Produksi sempat pulih pada 2024 menjadi 44.776,96 ton, namun anjlok pada 2025 menjadi 37.922,01 ton atau turun sekitar 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Deni Nurcahya, menegaskan penurunan tersebut tidak bisa dianggap sebagai fluktuasi biasa.
"Ini bukan sekadar siklus. Ada tekanan serius, mulai dari faktor cuaca, serangan hama penyakit, hingga persoalan teknis di tingkat petani,” ujarnya, Senin (27/4/2026).
