Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Prediksi Cuaca Bandung dan Sekitarnya: Jumat 13 Maret 2026
Ilustrasi hujan (IDN Times/Arief Rahmat)
  • BMKG memprediksi Bandung masih dalam musim hujan dengan potensi hujan siang hingga sore akibat kondisi atmosfer lembap dan pemanasan siang hari.
  • Suhu udara berkisar 19–28 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi, membuat pagi terasa sejuk dan siang agak hangat di wilayah Bandung Raya.
  • Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang yang sebelumnya menyebabkan pohon tumbang di beberapa titik kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Cuaca di Kota Bandung dan wilayah sekitarnya pada Jumat (13/3/2026) diperkirakan masih berada dalam pola musim hujan dengan potensi hujan pada beberapa waktu. Informasi ini merujuk pada prakiraan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BMKG menyebutkan bahwa wilayah Jawa Barat masih berada dalam periode musim hujan, sehingga pembentukan awan hujan cukup aktif. Kondisi atmosfer yang lembap dan pemanasan pada siang hari membuat hujan berpotensi turun terutama pada siang hingga sore hari.

Suhu udara di wilayah Bandung diperkirakan berada pada kisaran 19–28 derajat Celsius dengan kelembapan udara yang cukup tinggi. Kondisi ini membuat udara terasa sejuk pada pagi hari dan sedikit lebih hangat saat siang.

Beberapa hari sebelumnya, Kota Bandung juga dilanda hujan deras disertai angin kencang yang menyebabkan puluhan pohon tumbang di sejumlah titik. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi, sehingga masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan.

1. Pagi hari cenderung cerah berawan

Ilustrasi langit biru berawan (pixabay.com/nikolayfrolochkin)

Pada pagi hari, kondisi cuaca di Bandung dan wilayah sekitarnya diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Suhu udara berada di kisaran 19–22 derajat Celsius sehingga udara terasa cukup segar.

Cuaca yang relatif stabil di pagi hari biasanya mendukung berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari berangkat kerja, sekolah, hingga olahraga pagi di ruang terbuka.

Meski demikian, masyarakat tetap disarankan membawa perlengkapan hujan seperti payung atau jas hujan. Hal ini karena perubahan cuaca dapat terjadi cukup cepat menjelang siang hari.

2. Siang hingga sore berpotensi hujan

Ilustrasi hujan (IDN Times/Dwifantya Aquina)

Memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan di Bandung Raya diperkirakan meningkat. Hujan yang turun umumnya ringan hingga sedang, namun bisa disertai angin kencang di beberapa wilayah.

Suhu udara pada siang hari diperkirakan mencapai 26–28 derajat Celsius. Pemanasan permukaan bumi pada siang hari kerap memicu terbentuknya awan konvektif yang menghasilkan hujan lokal.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di area yang banyak pepohonan. Cuaca ekstrem seperti hujan deras dan angin kencang dapat meningkatkan risiko pohon tumbang.

3. Malam hari berawan dengan potensi hujan ringan

ilustrasi langit berawan (pexels.com/Tom Fisk)

Pada malam hari, cuaca di Bandung dan sekitarnya diperkirakan berawan dengan kemungkinan hujan ringan di beberapa titik. Suhu udara diperkirakan berada di kisaran 20–22 derajat Celsius.

Udara malam di Bandung biasanya terasa lebih sejuk, terutama di kawasan dataran tinggi seperti Lembang dan sekitarnya. Kondisi ini cukup umum terjadi selama musim hujan.

Meski hujan tidak selalu turun dengan intensitas tinggi, masyarakat tetap diimbau untuk memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap perubahan cuaca yang cepat.

Dengan kondisi cuaca yang masih fluktuatif, kewaspadaan menjadi hal penting bagi warga Bandung dan sekitarnya. Peristiwa hujan angin yang menyebabkan puluhan pohon tumbang beberapa hari lalu menjadi pengingat bahwa dampak cuaca ekstrem bisa terjadi kapan saja.

Bagaimana kondisi cuaca di tempatmu hari ini? Apakah hujan masih sering turun di wilayah Bandung atau justru cerah?

Editorial Team